Breaking News:

Virus Corona

Sopir WHO Tewas Dibunuh, Kendaraan Pembawa Sampel Lendir Pasien Uji Infeksi Covid-19 Ditembaki

Sopir WHO tewas dibunuh dampak dari insiden penembakan kendaraan WHO pembawa sampel lendir (swab), dari pasien untuk diuji infeksi Covid-19.

Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Soewidia Henaldi
Ilustrasi - Sopir WHO tewas dibunuh dampak dari insiden penembakan kendaraan WHO pembawa sampel lendir (swab), dari pasien untuk diuji infeksi Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang sopir WHO tewas di kota kecil Minbya negara bagian Rakhine, Myanmar, Senin (20/4/2020).

Diketahui sopir WHO tewas dibunuh dampak dari insiden penembakan kendaraan WHO pembawa sampel lendir (swab), dari pasien untuk diuji infeksi Covid-19.

Kejadian sopir WHO tewas ditembak akibat insiden kendaraan pembawa swab pasien Covid-19 ditembak itu pun dibenarkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (21/4/2020).

PBB membenarkan, sopir bawa kendaraan WHO angkut sampel lendir Covid-19 tersebut ditembaki sekelompok orang.

China Minta AS Tak Politisasi Covid-19, WHO Beberkan Bukti Virus Corona dari Hewan Bukan Hasil Lab

POPULER Virus Corona: Kulit Pasien Terbakar | Pria Rentan Covid | Indonesia 5 Besar Kematian | WHO

WHO Keluarkan Panduan Ibadah Bulan Ramadan Selama Pandemi Covid-19

Mengutip artikel Antaranews.com, PBB tidak menyebut siapa pelaku serangan di wilayah tersebut.

Diketahui, lokasi penembakan merupakan wilayah konflik antara militer dan Tentara Arakan.

Kasus konflik tersebut semakin meningkat, meskipun ada seruan global untuk gencatan senjata setelah pandemi menewaskan lima orang dan menyebabkan 119 kasus di Myanmar.

Sopir bernama Pyae Sone Win Maung, tewas di kota kecil Minbya di negara bagian Rakhine pada Senin (20/4).

"Pekerja WHO itu mengendarai kendaraan PBB dari Sittwe ke Yangon, mengangkut sampel pemeriksaan COVID-19 untuk mendukung Kementerian Kesehatan dan Olahraga setempat," tulis kantor PBB di Myanmar dalam unggahan di akun Facebook.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved