Virus Corona

BREAKING NEWS: Dokter Gigi Stres karena Virus Corona Bantai 23 Orang di Kanada, Klinik Gigi Ditutup

Dokter gigi stres karena Corona berondongkan senapan bantai 23 orang di Kanada. Klinik gigi ditutup karena lockdown.

Editor: Suprapto
AP via dailymail.co.uk
Penembakan massal di Kanadan dilakukan jutaan yang juga drg Gabriel Wortman karena stres menghadapi wanah Virus Corona setelah tempat praktiknya ditutup. Sebanyak 23 orang telah ditemukan menjadi korban penembakan itu. 

Jumlah korban tewas mulai dari 10 orang, tetapi pada Senin sore telah meningkat menjadi 19 orang. Pada hari Selasa, telah mencapai 23 orang.

"Kami relatif yakin kami telah mengidentifikasi semua tempat kejadian kejahatan," kata Kepala Inspektur RC Scot Nova Scotia, Chris Leather, Senin.

Dia mengatakan bahwa kebakaran terjadi di beberapa lokasi tersebut, sebagian besar tempat tinggal, mempersulit pencarian korban lainnya.

"Kami percaya mungkin masih ada korban di dalam reruntuhan rumah yang terbakar," kata Leather.

Kisah memilukan para korban mulai bermunculan, termasuk keluarga tiga orang dari Portapique yang benar-benar musnah oleh Wortman.

Jolene Oliver, Aaron 'Friar' Tuck dan putri mereka yang berusia 17 tahun Emily semuanya terbunuh, menurut seorang teman yang memposting di halaman GoFundMe.

Suami dan istri Greg dan Jamie Blair juga ditembak mati.

Pasangan itu diyakini memiliki dua anak bersama, dan Jamie meninggalkan empat anak laki-laki secara total.

Pihak berwenang mengatakan kekerasan dimulai pada Sabtu malam di Portapique, tempat para petugas disiagakan melakukan tembakan sekitar pukul 11.32 siang.

Wortman berhasil menghindari polisi sepanjang malam hingga Minggu pagi.

Polisi pertama kali mengungkapkan bahwa mereka memiliki situasi 'penembak aktif' sekitar jam 8 pagi di Portapique.

Sementara pihak berwenang masih belum menetapkan motif untuk penembakan, sumber-sumber kepolisian mengatakan kepada Toronto Sun bahwa dua korban pertama adalah mantan istri penembak dan pacar barunya.

Tidak jelas apakah dia membunuh pasangan itu pada Sabtu malam atau Minggu pagi.

Sumber itu mengatakan: 'Dia sudah merencanakan ini untuk sementara waktu. Dia memiliki seragam dan dua mobil polisi yang dinonaktifkan."

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved