Breaking News:

Meski Sepi Peziarah, Nining yang Pedagang Bunga Tabur Masih Berharap Ada yang Datang

Dalam kondisi normal, sudah banyak mobil yang diparkir di badan jalan lantaran areal parkir tidak mampu menampung kendaraan peziarah

Warta Kota/Joko Supriyanto
Suasana di TPU Karet Bivak, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat sepi peziarah menjelang Bulan Suci Ramadan, Selasa (21/4/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM - suasana tidak biasa di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, terlihat menjelang bulan Ramadan. Areal TPU tampak sepi.

Tidak ada kerumunan warga yang biasanya datang berziarah sebelum memasuki bulan puasa. Pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga menjelang Ramadan berdampak pada suasana di TPU Karet Bivak.

Pagar akses masuk TPU pun tidak dibuka penuh. Di pagar itu terpasang spanduk peringatan untuk menjaga jarak aman dan pembatasan jumlah warga yang akan berziarah. Di areal parkir TPU juga tampak lengang juga badan jalan di sekitar TPU Karet Bivak.

Miris, Setelah Viral Dua Hari tidak Makan karena Dampak Corona, Ibu Warga Serang ini Meninggal Dunia

Sebulan Tidak Ada Aktivitas Latihan, Sergio Farias Ungkap Kerinduan ke Pemain Persija Jakarta

Pengangkutan Sampah Dibatasi Selama PSBB, Warga Depok Pilih Bakar Sampah yang Menumpuk di Rumahnya

Padahal, dalam kondisi normal, sudah banyak mobil yang diparkir di badan jalan lantaran areal parkir tidak mampu menampung kendaraan peziarah. Kali ini, suasanya sangat sepi.

Sementara, di areal makam, tidak terlihat taburan bunga di makam-makam di TPU itu. Hanya ada beberapa peziarah yang ada di areal makam.

Salah seorang peziarah, Nur Aini (44), mengatakan kedatangnya ke TPU Karet Bivak memang untuk ziarah sebelum masuk bulan puasa. Nur hanya datang ditemani seorang anaknya.

“Bentar aja nengok, kayak biasanya sebelum puasa. Bedanya sekarang lagi kayak gini, jadi cuma berdua aja. ,” kata Nur Aini, Selasa (21/4/2020).

Dukung Larangan Mudik, Ganjar Minta Warga Jateng di Jakarta Gotong Royong Berikan Bantuan

President University: Pentingnya Teknologi untuk Mengatasi Study From Home

Pemprov Jateng Pertimbangkan PSBB di Kota Semarang, Daerah Sekitar Diminta Segera Menyesuaikan

Sementara, seorang pedagang bunga tabur di TPU Karet Bivak, Nining (40), mengatakan sejak wabah Covid-19 dan larangan kerumunan, peziarah yang datang menurun. “Kalau sekarang sepi banget. Bisa lihat aja kan kondisinya. Kalau sepi gini, udah pasti dampaknya ke pedagang juga. Cuma .. ya mau gimana lagi kan,” kata Nining.

Meski penjualan bunga tabur menurun, Nining mengaku tak punya pilihan lain selain tetap berjualan. Nining masih berharap ada warga yang datang untuk berziarah meski tidak seramai dulu. “Ya .. mau pulang kampung nggak boleh dulu kan. Ya .. mau nggak mau jualan aja. Kalau buat makan alhamduliah masih dapat, cuma ya ngak kayak tahun kemarin,” ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved