Hari Buruh

Mabes Polri Tak Perbolehkan Buruh Gelar Aksi May Day di Tengah Pandemi Covid-19

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan terkait rencana aksi demo buruh memperingati May Day, Polri memastikan tidak akan menerb

Warta Kota/Henry Lopulalan
Sejumlah massa buruh berjalan kaki peringati May Day menuju Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat. Polri memastikan tidak akan menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan terkait aksi May Day oleh elemen buruh, Selasa (21/4/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, terkait rencana aksi demo buruh memperingati May Day, Polri memastikan tidak akan menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan terkait aksi May Day oleh elemen buruh.

"Tentunya dalam situasi saat ini, masih dalam pandemi corona, sehingga kita juga masih harus melakukan social distancing dan sesuai dengan maklumat Kapolri," kata Argo, Selasa (21/4/2020).

"Tentunya dari kepolisian tidak akan menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan aksi buruh itu," tambahnya.

Kemudian kata Argo, Polri akan berkordinasi dan melakukan komunikasi dengan semua elemen buruh yang ada.

"Kami akan berkordinasi dan melakukan komunikasi di tingkat para pimpinan elemen buruh," katanya.

 Benarkah ATM Jadi Tempat Tertinggi Penularan Virus Corona? Hirup Uap Air Panas Dapat Bunuh Covid-19?

 Ricuh Dana Bansos Dipotong, Ketua RT Bingung Warga yang Harusnya Menerima Tak Disetujui Pemkot Depok

 UPDATE Corona Virus, Peneliti Belgia Temukan Fakta Baru Darah Onta Mengandung Antibodi Covid-19

Sebelumnya Polda Metro Jaya memastikan melarang aksi atau unjuk rasa para buruh, yang biasa dilakukan dalam memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day, yang jatuh pada 1 Mei 2020 mendatang.

Pelarangan ini mengingat bahwa Indonesia berada dalam masa tanggap darurat pandemi Covid-19 atau Virus Corona.

Pelarangan itu setelah beredar informasi adanya salah satu elemen buruh yang akan menggelar aksi May Day di depan Gedung DPR, pada 30 April 2020 mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menegaskan pihaknya tidak akan memberi rekomendasi aksi May Day para buruh dan siap melakukan pembubaran paksa jika para buruh tetap melakukan aksi di tengag wabah virus Corona atau Covid-19.

 Paket Bantuan dari Presiden Jokowi Senilai Rp 600.000 Tiba di Kantor Pos Jakarta Timur

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved