Breaking News:

INFO PEMPROV JATENG

Dukung Larangan Mudik, Ganjar Minta Warga Jateng di Jakarta Gotong Royong Berikan Bantuan

Ganjar juga meminta agar pendaftaran penerima bantuan sosial di Jakarta yang ditutup pada tanggal 23 April ini diperpanjang.

Editor: Ichwan Chasani
instagram ganjar_pranowo
Ganjar Pranowo bantu warga Jawa Tengah di DKI Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sangat mendukung keputusan Presiden Joko Widodo yang telah memutuskan pelarangan mudik tahun ini. Hal itu dilakukan untuk memotong mata rantai penyebaran Covid-19 dari zona merah ke desa-desa.

Menurutnya, keputusan larangan mudik sangat tepat untuk mengantisipasi  penyebaran Covid-19 semakin meluas.

"Saya sangat setuju dan mendukung keputusan ini, karena pasti dilakukan dengan evaluasi yang tepat dan akurat. Saya kira, pak Presiden telah melakukan evaluasi selama ini, sebab faktanya, meskipun dihimbau untuk tidak mudik, tetap saja masyarakat nekat," kata Ganjar dalam pernyataan resminya, Selasa (21/4/2020).

Dengan larangan mudik itu lanjut dia, maka peningkatan penyebaran Covid-19 dapat ditekan. Harapannya, larangan itu membuat masyarakat yang ada di zona merah seperti Jabodetabek, rela hati untuk tidak mudik.

"Meski begitu, kami berharap masyarakat kami yang tidak mudik tersebut betul dijamin oleh pemerintah. Apa yang sudah kami rintis dengan pemerintah Jabar, DKI Jakarta dan Banten dapat dilaksanakan dengan baik. Mereka yang tidak pulang, harus benar-benar di rescue (diselamatkan), sehingga mendapat jaminan dari pemerintah," tegasnya.

Ganjar juga meminta agar pendaftaran penerima bantuan sosial di Jakarta yang ditutup pada tanggal 23 April ini diperpanjang. Sebab, masih banyak warganya yang belum terdaftar dan belum mendapatkan bantuan apa-apa.

"Tadi saya duduk selama tiga jam saja, mendapat keluhan banyak warga saya tentang itu. Bagaimana mereka tidak bisa daftar di RW, katanya suruh nunggu dan lainnya. Maka kami minta, persoalan ini menjadi perhatian," imbuhnya.

Ganjar juga meminta masyarakat Jateng yang ada di Jakarta untuk bergotong royong memberikan bantuan. Mereka yang mampu, diharapkan dapat membantu warga yang tidak mampu selama pandemi ini berlangsung.

"Saya yakin nilai-nilai itu masih ada, maka saya dorong seluruh lapisan masyarakat, swasta, filantropi dan lainnya untuk bergerak memberikan bantuan," tegasnya.

600 Ribu Sudah Mudik

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved