Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Pelaku Begal yang Video Penangkapannya Viral Mengaku Hendak Tawuran Sebelum Curi HP

"Kami mendapatkan informasi telah terjadi pencurian dengan kekerasan di Cakung. Kemudian berhasil diamankan oleh Tim Rajawali di kawasan Klender

istimewa
Aksi Kejar kejaran Polisi dan Begal di Jalan Raya Bekasi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan pihaknya menyita dua bilah senjata tajam yang dikantungi dua orang pelaku pembegalan di kawasan Cakung, hingga akhirnya mereka tertangkap di Jalan Raya Bekasi, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (19/4/2020) lalu.

Pengejaran oleh anggota Tim Rajawali kemudian viral di media sosial lantaran disertai aksi penembakan.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku lantaran tak menghentikan laju kendaraannya meski telah diperingatkan.

"Kami mendapatkan informasi telah terjadi pencurian dengan kekerasan di Cakung. Kemudian berhasil diamankan oleh Tim Rajawali di kawasan Klender. Satu orang kami lakulan tindakan tegas dan terukur," kata Arie di Mapolrestro Jakarta Timur, Senin (20/4/2020).

VIDEO : Masih Berurusan Dengan Kasus KDRT Dipo Latief, Nikita Mirzani Tak Takut Dipenjara

Kapolres menambahkan bahwa awalnya kedua pelaku hendak tawuran bersama 5 orang lainnya. Mereka kini sedang dicari polisi untuk dimintai keterangan.

Pelaku bernama Sonaji tak mengalami luka, namun Wahyu harus menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati akibat luka tembak di bagian perut.

"Keduanya dikenakan pasal 365 KUHP tentang Curas dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Kita lakukan tindakan tegas dan terukur karena mereka melawan," tutur Arie.

Sementara itu, Sonaji mengaku awalnya dia teman-temannya hanya berniat untuk tawuran. Lantaran tak menemukan lawan, mereka malah melakukan curas.

"Awalnya mau tawuran, tapi karena di jalan lihat tiga orang itu (korban) lagi main handphone ya sudah, sama teman saya langsung diambil handphonenya," kata Sonaji.

Aksi tersebut dilakukan disertai dengan ancaman, baik oleh kedua pelaku maupun 5 orang lainnya. Mereka mengacungkan senjata tajam kepada korban hingga ia terpaksa menyerahkan HP miliknya.

"Kami bertujuh, tapi yang lain berhasil kabur. Cuman saya sama satu teman lagi yang ketangkap, yang lainnya kabur. Kami awalnya mau tawuran," ujarnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved