Breaking News:

Ramadan 2020

Kemenag: Ini 82 Lokasi Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1441H/2020M

Rukyatul Hilal akan dilaksanakan hari Kamis (23/4/2020) mendatang pada 82 titik pemantauan yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.

Warta Kota/Adhy Kelana
Petugas Kanwil Kemenag Jakarta tengah mempersiapakan alat teropong untuk melihat hilal di atas gedung Kanwil Kemenag Jakarta, Selasa (15/5). Pada tahun ini hilal tidak tampak tapi dipastikan puasa dimulai pada hari Kamis (17/5) besok. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Agama akan menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk penetapan awal bulan Ramadan 1441H/2020M.

Rukyatul Hilal akan dilaksanakan hari Kamis (23/4/2020) mendatang pada 82 titik pemantauan yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.

"Rukyatul hilal dilaksanakan oleh petugas Kanwil Kemenag Provinsi bekerjasama dengan ormas Islam, BMKG, dan Mahkamah Agung. Mereka akan melakukan pemantauan hilal di 82 titik yang telah ditetapkan.

Titik pantau terbanyak di Jawa Timur, 27 lokasi, dan Jawa Barat dengan 8 lokasi," terang Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin di Jakarta, Senin (20/4/2020).

"Hasil Rukyatul Hilal dan Data Hisab Posisi Hilal awal Ramadan akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan kapan ibadah puasa dimulai," sambungnya.

Ombudsman Pertanyakan Payung Hukum Daftar Penerima Bansos DKI Selama PSBB Jakarta

 Hati-Hati, Ini Tiga Jenis Kejahatan yang Meningkat Selama Masa Pandemi Covid-19

 Antisipasi Corona, Per Hari ini Total 38.882 Napi sudah Dibebaskan Kemenkumham

 Refund Tiket Pesawat tidak lagi Uang Cash tapi Voucher, Astindo: Konsumen dan Travel Agent Dirugikan

 Harga Pelatihan Online Kartu PraKerja Rp 1 Juta, Dinilai Banyak Tersedia Gratis di Internet

Menurutnya, sehubungan kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia, sidang isbat akan digelar dengan skema berbeda.

Pihaknya akan memanfaatkan sarana teleconference dalam sidang isbat tahun ini.

"Seiring kebijakan physical distancing dan sesuai protokol kesehatan, kita menghindari ada kerumunan.

Sidang isbat akan memanfaatkan teknologi teleconference sehingga peserta dan media tidak perlu hadir di Kementerian Agama," ujar Kamaruddin.

"Masyarakat dapat menyaksikan proses isbat nanti melalui live streaming laman resmi dan media sosial Kementerian Agama," lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved