Fintech
Selama Wabah Covid-19, Transaksi Nontunai McDonald's di Layanan Drive-Thru Naik hingga 4 Kali Lipat
Melalui Youtap ini, transaksi nontunai McDonald's yang berada di layanan Drive-Thru mengalami kenaikan hingga empat kali lipat.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
"Dengan transaksi yang cepat dan aman melalui solusi Youtap ini, kami juga melihat kenaikan yang signifikan untuk penggunaan non tunai pada transaksi drive-thru di masa pandemi ini...”
WARTAKOTALIVE.COM - Youtap Indonesia telah mengembangkan solusi digital untuk McDonald’s Indonesia, yang sudah terintegrasi dengan beberapa penerbit uang elektronik seperti LinkAja dan ShopeePay dan juga dengan aplikasi reward Cashbac.
Melalui Youtap ini, transaksi nontunai McDonald's yang berada di layanan Drive-Thru mengalami kenaikan hingga empat kali lipat dengan rata-rata nilai transaksi hariannya naik hingga sekitar 170 persen.
Hal ini mulai terjadi semenjak minggu pertama pengumuman pandemi Covid-19
• Wabah Covid-19, Youtap Indonesia Catat Transaksi Nontunai Naik 29 Persen, Kebiasaan Belanja Berubah
• Youtap lndonesia Beri Kemudahan Pelaku Usaha Mengelola Bisnis secara Digital, Termasuk Pelaku UMKM
Direktur IT dan Keuangan McDonald’s Indonesia Yanti Ladwijaja mengatakan, melalui layanan ini menjadi salah satu metode transaksi yang sangat aman digunakan apalagi di saat pandemi Covid-19.
“Solusi digital non-tunai dari Youtap sangat mendukung inisiatif non tunai kami dan memberikan keleluasaan kepada pelanggan dalam melakukan pembayaran," tuturnya.
"Dengan transaksi yang cepat dan aman melalui solusi Youtap ini, kami juga melihat kenaikan yang signifikan untuk penggunaan non tunai pada transaksi drive-thru di masa pandemi ini,” imbuh Yanti dalam keterangan tertulisnya belum lama ini.
• Dengan Produk Unggulan Tunaiku, Amar Bank Komitmen Bantu UMKM Hadapi Masa Sulit di Tengah Covid-19
• Ini Stimulus Pemerintah untuk UMKM, dari Bebas Pajak Selama 6 Bulan hingga Mudah Ajukan Kredit Baru
Layanan McDelivery
Yanti menegaskan, saat ini McDonald’s menitikberatkan pada layanan McDelivery, drive-thru dan take-away yang semuanya tanpa kontak langsung untuk mendukung langkah pemerintah dalam melakukan social distancing guna mencegah laju penyebaran Covid-19.
“Hal ini untuk mendukung langkah pemerintah dalam melakukan social distancing guna mencegah laju penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Sementara, CEO Youtap Indonesia Herman Suharto menambahkan, pihaknya sangat mengedepankan layanan yang harus selalu tersedia dengan baik.
Bahkan dengan diberlakukannya status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa kota dikarenakan pandemi ini, tim Youtap Indonesia harus tetap memberi dukungan penuh, termasuk untuk penambahan pembayaran lainnya di McDonald’s dalam waktu dekat.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung mitra kami, McDonald’s Indonesia dalam melayani konsumennya dan mendukung Indonesia untuk melewati masa pandemi Covid-19 ini,” kata Herman.

Naik hingga 129 persen
Sebelumnya, Youtap juga mencatat adanya kenaikan transaksi non-tunai pada merchant-merchant lainnya di seluruh Indonesia hingga 129 persen, menyusul perubahan kebiasaan konsumen yang lebih memilih pembayaran non-tunai di masa pandemi Covid-19.
Herman menyebutkan, pandemi Covid-19 ini memang memberikan dampak pada banyak entitas bisnis. Sebagai langkah preventif, Youtap terus melakukan edukasi kepada merchantnya untuk program Bersih, Sehat, Aman: menjaga kebersihan, social distancing, dan bertransaksi dengan non-tunai.
"Kami pun mulai mengedukasi bagi merchant UMKM untuk memberikan layanan pesan antar dengan transaksi non-tunai. Ini adalah momentum kita untuk mendorong adopsi transaksi digital yang nyaman dan aman,” sebut Herman.