La Liga Spanyol

Saat Karantina Luka Modric Berurusan dengan Polisi

Banyak cerita lucu yang dialami pemain Real Madrid saat karantina. Salah satunya Luka Modric yang berurusan dengan polisi.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
20131105_luka modric 

Banyak cerita lucu yang dialami pemain Real Madrid saat karantina. Salah satunya Luka Modric yang berurusan dengan polisi.

Peristiwa yang menimpa gelandang Real Madrid, Modric, disampaikan bek Madrid asal Brasil, Marcelo Vieira.

Dilansir daru as.com, bek berusia 31 tahun itu menceritakan bahwa kejadian yang dialami pemain asal Kroasia tersebut terjadi beberapa hari lalu.

Saat itu Modric, yang mengikuti aturan Pemerintah Kroasia dengan tetap berada di rumah, tengah bermain sepak bola bersama anaknya di rumah.

Tak diduga anak Modric menendang bola dengan kencang dan keluar rumah. Bola tersebut kemudian menggelinding ke jalan.

Luka Modric.
Luka Modric. (Kompas.com)

Anak Modric yang bernama Ivano Modrić memutuskan untuk mengambil bola itu. Namun, siapa sangka saat dia tengah mengambil bola datang polisi menghampiri.

Polisi itu menceramahi anak Modric lantaran telah melanggar aturan lockdown yang ditetapkan Pemerintah Kroasia.

Kemudian polisi tersebut akan mendenda Ivano. Melihat kejadian tersebut Modric langsung keluar rumah dan menjelaskan kronologisnya.

Akhirnya polisi tersebut memahaminya. Modric dan anaknya pun selamat dari denda yang akan diberian polisi tersebut.

"Modric menceritakan kejengkelannya. Sebab, anaknya mau didenda gara-gara mengambil bola di jalan. Untungnya akhir ceritanya bagus setelah Modric menjelaskan permasalahan sebenarnya," kata Marcelo.

Sementara itu, cerita berbeda dialami Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

Saat mengisi masa karantina pelatih asal Prancis itu rajin berolahraga. Zidane berolahraga di gym yang ada di rumahnya.

Dia berlari dengan menggunakan treadmill. Lalu, dia menguatkan otot tangan dengan mengangkat beban. Selain itu, dia melakukan sit up sambil memegang barbel untuk menguatkan otot perut.

Zinedine Zidane
Zinedine Zidane (newsweek)

"Tetap berada di rumah. Penting untuk tetap sehat dan bugar. Semua hidup dalam momen istimewa. Jaga orang terkasih dengan berada di rumah dan itu satu-satunya cara mengalahkan virus corona," tandas Zidane.

Selain berolahraga pelatih berusia 47 tahun itu menyumbangkan peralatan medis ke kampung halamannya di Provinsi Bejala, Aljazair.

Melalui Yayasan Amal Zidane mantan pemain Juventus itu menyumbangkan ribuan Alat Pelindung Diri (APD) dan lima tempat tidur yang dilengkapi dengan perangkat perawatan intensif dan perangkat ventilasi buatan untuk membantu rumah sakit dalam upaya mereka mengatasi penyebaran Covid-19.

Gubernur Bejala, Ahmed Maabed, mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Amal Zidane, Ismael Zidane, yang merupakan ayah Zidane.

Ahmad Maabed menyampaikan bahwa korban virus corona di Aljazair telah mencapai 235 kasua meninggal dan 1.666 positif Covid-19.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved