Virus Corona Jabodetabek

Mukti Ali Raja Sedih Melihat Masih Banyak Orang ke Luar Rumah Mencari Nafkah di Masa Pandemi Corona

Pelatih Kiper Persita Tangerang Mukti Ali Raja sedih melihat masyarakat yang terpaksa ke luar rumah demi mencari nafkah di masa pandemi Corona.

Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang
Mukti Ali Raja (kiri) saat berfose bersama Hendro Kartiko (kanan) di Stadion Sport Center. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pelatih Kiper Persita Tangerang Mukti Ali Raja merasa sedih saat melihat masyarakat yang terpaksa ke luar rumah demi mencari nafkah di masa pandemi Covid-19.

Walaupun sejak Maret lalu pemerintah mengancurkan social distancing dan berharap agar masyarakat tetap dirumah, faktanya tak semua orang bisa mengikuti anjuran tersebut.

"Program penanggulangan covid-19 untuk memutuskan rantai penyebaran covid-19 sudah baik. Namun selalu ada dua sisi koin. Di sisi lain banyak saudara saudara kita tetap keluar rumah untuk mencari nafkah. Kita juga semua tahu itu. Kalau tidak keluar mereka tidak makan.Fakta itu yang membuat saya sedih," ujarnya kepada Warta Kota, Kamis, (16/4/2020) kemarin.

Wabah Virus Corona, Presiden Jokowi Sebut Sektor Pariwisata Paling Berat Terdampak Covid-19

Namun, ia menyayangkan masyarakat yang masih ramai di jalanan tanpa menggunakan masker. Dirinya berharap agar masyarakat tidak menganggap remeh covid-19, sehingga mengikuti anjuran pemerintah lebih baik.

Mukti sendiri mengetahui masih banyak yang tidak menggunakan saat di perjalanan menuju stadion Sport Center, Tangerang untuk bersama manajer Persita dari Stadion menyerahkan bantuan penanggulangan Covid-19 ke Griya Anabatic Bojong Nangka, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (16/4/2020) lalu.

Aksi sosial di hari Rabu lalu menjadi hari pertama dirinya keluar dari rumah sejak Pandemi covid meluas di pertengahan Maret lalu.

Update Kasus Virus Corona di Indonesia hingga Kamis (16/4/2020) Petang, Jumlah Kasus Kian Bertambah

Akibat dari covid-19, membuat kompetisi liga 1 ditunda hingga akhir Juni tahun 2020. Hal itu berdampak juga pada Mukti yang bekerja melatih kiper Persita. Ia harus bersabar agar dapat berkumpul bersama tim sembari tetap memantau latihan individu kiper yang dikirimkan lewat video.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved