Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Dijadikan Lokasi Pemakaman Jenazah Covid-19, TPU Jombang Sepi Peziarah Jelang Ramadan

Dijadikan lokasi pemakaman jenazah Covid-19 TPU Jombang di Tangerang Selatan masih sepi peziarah jelang bulan Ramadan

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT -- Jelang memasuki bulan suci Ramadan 2020, berziarah ke makam sanak keluarga menjadi kegiatan yang biasa dilakukan umat muslim di Indonesia.

Namun, di masa pandemi Covid-19 pemandangan tak biasanya terlihat berbeda di TPU Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Pasalnya, sepekan jelang bulan Ramadan TPU itu masih terlihat sepi dari penziarah.

Ketua TPU Jombang, Tabroni mengakui sepinya penziarah yang datang di area tersebut.

Menurut Tabroni, fenomena tersebut terjadi dikarenakan warga yang khawatir akan area TPU Jombang yang dijadikan sebagai area makam bagi jenazah korban Virus Corona

"Sampai saat ini belum ada (penziarah). Kemarin ada beberapa, cuman dia (penziarah) lihat sebentar ya sudah pergi lagi. Apalagi dia berziarah ada pemakaman covid, jadi agak khawatir," kata Tabroni kepada Wartakotalive.com di lokasi TPU, Ciputat, Tangsel, Rabu (15/4/2020).

VIDEO: Detik-detik Polisi Diserang Dua Teroris di Poso, Diserang dari Belakang dengan Senjata Api

VIDEO : Pertama Kali Dalam Sejarah, Presiden Jokowi Lantik Wagub DKI Jakarta Gunakan Protokol Corona

VIDEO: Petugas Gabungan Kota Tangerang Sosialisasi PSBB di Perbatasan dengan Tangsel

Kendati belum terjadinya puncak penziarah, pihaknya telah mengimbau penziarah
yang datang untuk tidak memasuki area pemakaman dengan berkelompok.

Sebabnya, langkah itu dilakukan sesuai protokol kesehatan yang sedang dilaksanakan
berupa jaga jarak anatar individu di tengah wabah virus corona.

"Tetap kita imbau untuk sementara waktu kalau bisa menunggu sampai relatif aman
kondisi kita untuk menghindari hal-hal negatif. Tapi kalau mereka memaksakan kita
minta tidak bergerombol atau banyak, paling satu dua dengan jaga jarak," jelasnya.

Selain itu terkait makam jenazah korban corona, pihaknya mengaku belum mendapati
arahan akan diperbolehkan untuk dikunjunginoleh sanak keluarga korban.

Bila pun terjadi, ia hanya meminta kepada penziarah untuk menjafa jarak sekitar dua sampai tiga meter dari makam jenazah korban corona yang ditujunya. 

"Kalau makam Covid-19 si sekarang ini kita belum bisa mengatakan harus wajib dikunjungi. Tapi (kalau mau berziarah) tetap jaga jarak dari kejauhan saja. Berdoa itu kan enggak harus dekat, jadi dari rumah itu berdoa bisa," tandasnya. (m23).

Penulis: Rizki Amana
Editor: Muhamad Rusdi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved