Berita Video

VIDEO: 97 Pengendara Melanggar Aturan PSBB di Pos Pemeriksaan Jalan Sultan Agung Bekasi

Jalan Sultan Agung menjadi lokasi check poin dikarenakan menjadi salah satu akses keluar masuk dengan wilayah DKI Jakarta.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
Suasana pos pemeriksaan saat penerapan PSBB di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, pada Kamis (16/4/2020) sore. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI--- Sebanyak 97 pengendara melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pos Pemeriksaan atau Check Poin Jalan Sultan Agung, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Kamis (16/4/2020).

Jalan Sultan Agung menjadi lokasi check poin dikarenakan menjadi salah satu akses keluar masuk dengan wilayah DKI Jakarta.

Berdasarkan data dari petugas di pos pemeriksaan tersebut, total ada 97 pengendara roda dua maupun empat yang melanggar aturan PSBB.

Rinciannya, pengendara roda dua yang tidak pakai masker ada sebanyak 30, berboncengan 34 dan suhu badan diatas normal 23.

Sedangkan untuk roda empat, tidak pakai masker ada 9, melebihi kapasitas penumpang satu.

Berdasarkan pantauan Wartakota di lokasi pada sore hari, arus kendaraan dari DKI Jakarta masuk ke Kota Bekasi terbilang cukup padat.

Saat proses pemeriksaan petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, Dishub dan Satpol PP Kota Bekasi ada sejumlah pengendara yang dihenti.

Mayoritas mereka yang dihentikan ialah yang berboncengan. Mereka diberhentikan dan diperiksa KTPnya. Jika satu tujuan dan alamat akan dipersilahkan jalan kembali.

Ada juga pengendara yang berhentikan karena tak mengenakan masker, mereka yang tak membawa masker disuruh mengisi identitas dan diberikan blanko teguran.

Kapolsek Medan Satria, Agus Rohmat, mengatakan pemeriksaan di lokasi check poin itu dimulai pukul 06.00-18.00 WIB.

Pemeriksaan meliputi penggunaan masker, berboncengan, suhu tubuh, hingga kapasitas penumpang.

"Sejauh ini mayoritas mematuhi aturan PSBB, seperti pakai masker hanya sedikit saja yang tidak pakai," jelas dia.

Agus menyebut ada beberapa yang melanggar diberikan teguran lisan, ada juga yang diberikan surat teguran.

"Hari ini yang kita berikan surat teguran itu 24," ucapnya.

Ia menambahkan pergerakan kendaraan masuk ke DKI Jakarta masih cukup ramai meskipun ada perbedaan dari hari biasanya atau sebelum diberlakukan PSBB.

"Dengan hari biasa ada pengurangan 50-60 persen, ya itu mungkin karena masih ada yang kerja," tutur Agus. (MAZ)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved