Breaking News:

Prostitusi Online

Fakta Baru Bisnis Prostitusi Online yang Libatkan 600 Cewek, Pengusaha dan Pejabat Jadi Pelanggan

Lisa memilah pelanggan menjadi tiga klasifikasi untuk mendapat layanan, mulai layanan biasa sampai layanan premium

surya.co.id/firman rachmanuddin
Polrestabes Surabaya tangkap janda yang jadi bos prostitusi online tawarkan 600 cewek cantik 

WARTAKOTALIVE.COM, SURABAYA -Pengungkapan kasus prostitusi yang dikendalikan tiga mucikari di Surabaya menjadi sorotan publik.

Pasalnya, ada ratusan wanita muda yang masuk pada jaringan prostitusi online tersebut.

Penyidik Polrestabes Surabaya menemukan fakta baru dalam kasus bisnis esek-esek yang melibatkan 600 cewek muda.

Tertangkap Basah Sedang Kuras Isi Minimarket Di Pondok Bambu, Satu Perampok Tewas Kena Timah Panas

Duda Kesepian Jalin Hubungan Terlarang dengan Siswi SMP, Berujung Pelaporan ke Polisi

Utang Negara Sudah Lampaui Batas Aman, Fadli Zon Keras ke Sri Mulyani: Utang Itu bukan Prestasi!

Ternyata ada pengusaha dan pejabat yang menjadi pelanggan.

Dalam kasus ini polisi telah menangkap tiga muncikari, yaitu Lisa Semampow (48), Kusmanto (39), dan Dewi Kumala (44).

Terbongkarnya kasus ini bermula saat polisi menggerebek kamar hotel di Surabaya Selatan pada 24 Februari 2020

Dalam penggerebekan ini, polisi menemukan dua cewek yang melayani pria hidung belang.

Llau polisi menangkap Kusmanto dan Dewi Kumala yang diduga menjadi muncikari bisnis esek-esek ini.

Foto 600 korban yang ditawarkan oleh tiga mucikari yang ditangkap Polrestabes Surabaya
Foto 600 korban yang ditawarkan oleh tiga mucikari yang ditangkap Polrestabes Surabaya (surya.co.id/firman rachmanuddin)

Masih Pengantin Baru, Suami Habisi Nyawa Sang Istri, Cemburu Pujaan Hati Sering Nelpon Mantan Pacar

TERKUAK, Misteri Dua Jenazah Tanpa Busana di Solo Bukan Masalah Asmara, Keduanya Diberi Racun Tikus

Dalam pemeriksaan itulah polisi menemukan nama dan foto 600 cewek muda yang terlibat dalam bisnis haram ini.

"Pola perekrutannya adalah dari mulut ke mulut, dan ada yang menawarkan diri karena butuh uang," kata AKP Iwan Hari Purwanto, Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya kepada Suryamalang.com (Jaringan Warta Kota), Rabu (15/4/2020

Halaman
123
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved