Virus Corona

Waktu Lamanya Berjemur di Bawah Sinar Matahari Disesuaikan dengan Warna Kulit Tubuh

Lamanya waktu berjemur menurut dokter spesialis kulit tergantung pada warna kulit tubuh seseorang. Untuk waktunya lebih baik pukul 11.00-13.00

shutterstock
Lamanya berjemur untuk mendapatkan vitamin D dan Ultraviolet B disesuaikan dengan warna kulit tubuh 

"Jangan terkecoh dan menganggap cuaca yang adem karena tertutup awan tebal, dan ada di daerah pegunungan ini bebas dari sinar UV. Memang, sinar UV A-nya sedikit jadi tidak akan hitam, namun justru UV B-nya yang tinggi," ungkapnya.

Untuk menjaga kulit agar terhindari dari bahaya kedua UV tersebut, maka Nila menyarankan untuk selalu menggunakan krim tabir surya.

Hanya saja, sebaiknya gunakan krim tabir surya yang bisa melindungi kulit dari kedua sinar berbahaya itu.

Pastikan krim tabir surya Anda mengandung SPF (perlindungan terhadap UV B) yang sesuai dan juga PA (perlindungan terhadap UV A).

Selain menghindari diri agar tidak terbakar sinar matahari, disarankan, berjemurlah dengan tengkurap.

Karena bidang kulit belakang yang mendapati cahaya matahari akan banyak.

Ultraviolet B bersamaan dengan kolesterol dalam tubuh akan membentuk vitamin D3 yang memang dibutuhkan oleh kulit, dan hanya dihasilkan oleh sinar matahari.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cuaca "Adem" Tak Berarti Tak Disengat Matahari",

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved