Breaking News:

Virus Corona

Waktu Lamanya Berjemur di Bawah Sinar Matahari Disesuaikan dengan Warna Kulit Tubuh

Lamanya waktu berjemur menurut dokter spesialis kulit tergantung pada warna kulit tubuh seseorang. Untuk waktunya lebih baik pukul 11.00-13.00

shutterstock
Lamanya berjemur untuk mendapatkan vitamin D dan Ultraviolet B disesuaikan dengan warna kulit tubuh 

Masih banyak yang bertanya berapa lama untuk berjemur diri demi mendapatkan sinar UV B. Penelitian menyebutkan hal itu tergantung jenis warna kulit manusia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Saat wabah virus corona, salah satu hal yang baik untuk mencegah virus itu menyerang tubuh bisa dilakukan dengan berjemur.

Untuk mendapat ultaviolet B yang mengandung vitamin B, waktu berjemur yang baik antara pukul 10.00-12.00. 

Lalu bagaimana ketika pada saat itu mendung, apakah masih ada sinar ultraviolet B nya?

Sinar ultraviolet A umumnya adalah cahaya matahari yang ada di sekitar pukul setengah enam hingga jam tujuh pagi. 

Menurut dokter spesialis kulit dr. Sondang Aemilia P Sirait, keberadaan sinar ultraviolet A menembus bumi terbanyak yaitu sekitar 90 persen.

 Pria Ini Buktikan dengan Berjemur dan Makan Telur Rebus Berhasil Sembuh dari Corona

 Jangan Abaikan Kecantikan Kulit Anda, Pakai Tabir Surya Untuk Melindungi Serangan Kanker Kulit

Tepatnya saat matahari mulai beranjak naik dan gelombang cahaya matahari lebih panjang..

Sehingga sinar ultraviolet A lebih mudah menembus bumi dan kulit manusia namun itu bisa menyebabkan kanker kulit, penuaan dini, kolagen rusak

Sedangkan, cahaya matahari atau sinar ultraviolet B merupakan gelombang cahaya yang pendek dan hanya 5 persen. 

Sinar ultraviolet B inilah yang dibutuhkan oleh tubuh.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved