PSSB DKI Jakarta

Polda Metro Pastikan Ojol Tak Boleh Bawa Penumpang Selama PSBB, Meski Luhut Mengizinkan

Polda Metro Jaya tetap melarang ojek online membawa penumpang dan hanya untuk barang

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI--Polda Metro Jaya memastikan bahwa pihaknya tetap berpatokan pada peraturan Gubernur DKI Nomor 33 Tahun 2020 terkait PSBB di Jakarta, dalam menentukan operasional ojek online (ojol) selama masa PSBB.

Ini artinya Polda Metro Jaya tetap melarang ojek online membawa penumpang dan hanya untuk barang, sesuai Pergub tersebut.

Meskipun sebelumnya Menteri Perhubungan Ad interim Luhut Binsar Pandjaitan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran virus Corona.

BREAKING NEWS: Sulit Dapat Ambulans, Keluarga Jenazah Pasien Covid-19 di Tangerang Rogoh Rp 15 juta

Jenazah Covid-19 yang Tidak Dapat Ambulans dari Pemkot Tangerang Berprofesi Sebagai Guru Ngaji

Dimana salah satu poinnya memperbolehkan ojol membawa penumpang dengan syarat memenuhi protokol kesehatan.

"Kami tetap mengikuti dan berpatokan pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta No 33 Tahun 2020. Dimana dalam Pasal 18 Ayat (6), disebutkan bahwa angkutan umum roda dua berbasis aplikasi dibatasi penggunaanya selama PSBB dan hanya diperbolehkan untuk pengangkutan barang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/4/2020).

"Oleh sebab itu, pengemudi ojek daring yang mengangkut penumpang berarti melanggar aturan PSBB," tambahnya.

Sedangkan untuk sepeda motor pribadi, kata Yusri dapat digunakan berboncengan asalkan beralamat sama.

Geledah Rumah Tio Pakusadewo Gunakan APD Lengkap, Begini Penjelasan Polisi

Ombudsman Minta Polri Ikuti Pergub DKI Ketimbang Kemenhub dalam Pengawasan PSSB DKI Jakarta

 

"Ini dilakukan untuk terwujudnya physical distancing. Jadi roda dua pribadi boleh membonceng, tetapi dengan ketentuan harus satu alamat. Kemudian untuk moda roda dua yang menggunakan aplikasi cuma diperbolehkan untuk mengangkut barang," kata dia.

Polemik aturan boleh tidaknya ojek online mengangkut penumpang selama masa PSBB mencuat saat Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan menerbitkan Permenhub No 18 Tahun 2020 pada Kamis (9/4/2020).

Dimana salah satu poinnya, pengemudi ojol boleh mengangkut penumpang asalkan mentaati protokol kesehatan yang ada.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved