Virus Corona

Fadli Zon Menduga Ada Seseorang Dibalik Aksi Staf Khusus Jokowi Manfaatkan Situasi di Tengah Pandemi

Fadli Zon Menduga Ada Seseorang Dibalik Aksi Staf Khusus Jokowi Manfaatkan Situasi di Tengah Pandemi.

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Fadli Zon adalah Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, saat menjadi pembicara dalam sesi pertama "The Central Role of Education in the 2030 Agenda for Sustainable Development" di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Maladministrasi dan konflik kepentingan yang diduga dilakukan oleh Staf Khusus (Stafsus) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dipertanyakan Fadli Zon. Dirinya menduga terdapat seseorang dibalik Stafsus Jokowi Andi Taufan Garuda Putra yang dinilai manfaatkan situasi di tengah pandemi.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hal tersebut diungkapkan Fadli Zon lewat akun twitternya @fadlizon pada Selasa (14/4/2020).

Fadli Zon tidak menyoroti kehebohan dibalik surat yang dikirimkan oleh Andi Taufan Garuda Putra kepada para camat di seluruh Indonesia.

Dirinya justru menduga terdapat sosok intelektual dibalik konflik kepentingan tersebut. 

"Jangan2 ada yg suruh buat surat spt itu," tulis Fadli Zon seraya mengunggah ulang status twitter Mantan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif @LaodeMSyarif pada Selasa (14/4/2020).

Ambil Kesempatan Dalam Kesempitan, Mantan Wakil Ketua KPK Minta Staf Khusus Jokowi Mundur

Mundur Kalau Masih Punya Malu

Dinilai ambil kesempatan dalam kesempitan untuk kepentingan pribadi, Laode Muhammad Syarif minta Staf Khusus (Stafsus) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mundur. 

Pernyataan tersebut diungkapkan Mantan Wakil Ketua KPK terpilih periode 2015-2019 itu lewat akun twitternya @LaodeMSyarif; pada Selasa (14/4/2020).

Dalam postingannya, Laode Muhammad Syarif mengaku kecewa dengan aksi yang dilakukan oleh Stafsus Jokowi Andi Taufan Garuda Putra.

Sebab, bukan hanya melanggar administrasi negara, stafsus milenial Jokowi itu dianggapnya sudah melakukan tindakan tidak terpuji.

Sebab, di tengah wabah virus corona yang merebak di Indonesia, Andi Taufan Garuda Putra justru memanfaatkan bencana sebagai peluang mengeruk keuntungan. 

 Stafsus Jokowi Pegang Proyek Kartu Prakerja Rp 5,6 Trilun, Rachland Nashidik : Pecat Stafsus Korup!

Andi Taufan Garuda Putra yang diketahui merupakan pemilik PT Amartha Mikro Fintech menjadi mengirimkan langsung surat kepada camat seluruh Indonesia.

Tujuannya agar para camat memfasilitasi perusahaannya dalam program edukasi terkait virus corona atau covid-19 yang akan digelar di seluruh Indonesia.

"Staf Khusus Presiden Andi Taufan @GarudaPutra ini, masih MUDA sudah belajar MEMANFAATKAN KESEMPITAN UNTUK KEUNTUNGAN PRIBADI melalui @amarthaid," tulis Laode Muhammad Syarif.

 Perusahaan Pribadi Bermain Proyek, Ombudsman Nilai Staf Khusus Jokowi Terindikasi Malaadministrasi

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved