Otomotif

Akibat Wabah Covid-19, Penjualan Kendaraan Bermotor di Indonesia Turun, Sejumlah APM Stop Produksi

Masalah lainnya yang dihadapi industri otomotif nasional adalah pasokan bahan baku dan komponen terutama dari negara-negara yang menerapkan lockdown

Istimewa
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama President Director Suzuki Motor Corporation - Toshihiro Suzuki dan President Commissioner PT Suzuki Indomobil Motor - Soebronto Laras, meninjau langsung aktivitas produksi di pabrik Suzuki Cikarang yang memproduksi All New Ertiga dan NEX II yang akan diekspor ke lebih dari 20 negara di benta Asia, Amerika Latin, dan Oseania, Senin (22/10/2018). 

Masalah lainnya yang dihadapi industri otomotif nasional adalah pasokan bahan baku dan komponen terutama dari negara-negara yang menerapkan kebijakan lockdown.

“Terganggunya industri otomotif juga memberikan dampak terhadap perekonomian nasional. Industri otomotif memiliki kontribusi signifikan terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) khususnya terhadap PDB nonmigas sebesar 3,98 persen pada tahun 2019...” 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika mengungkapkan, dampak wabah Covid-19 sangat dirasakan oleh industri otomotif nasional.

Hal ini dapat dilihat dari penurunan permintaan kendaraan bermotor di Indonesia.

“Jumlah penjualan kendaraan roda empat atau lebih pada bulan Januari 2020 sebesar 80,4 ribu unit atau turun sebesar 1,1% dari periode sebelumnya, kemudian bulan Februari 2020 sebesar 79,5 ribu unit atau turun sebesar 3,1% dari periode sebelumnya,” ungkapnya dalam keterangan resminya belum lama ini.

Cegah Covid-19, Suzuki Indonesia Tutup Sementara 3 Pabriknya, Layanan After Sales Tetap Beroperasi

Imbas Wabah Virus Corona, Yamaha Hentikan Sementara Produksi Sepeda Motornya Hingga 2 Pekan

Bahkan, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah menyampaikan koreksi target penjualan di tahun 2020, yang diperkirakan mengalami kontraksi sebesar 50 persen akibat menurunnya permintaan dari dalam negeri dan luar negeri.

Di samping itu, masalah lainnya yang dihadapi industri otomotif nasional adalah pasokan bahan baku dan komponen terutama dari negara-negara yang menerapkan kebijakan lockdown.

Hal ini membuat industri manufaktur kendaraan bermotor dipaksa mencari alternatif sumber bahan baku dan komponen untuk mempertahankan produksi.

“Terganggunya industri otomotif juga memberikan dampak terhadap perekonomian nasional. Industri otomotif memiliki kontribusi signifikan terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) khususnya terhadap PDB nonmigas sebesar 3,98 persen pada tahun 2019,” tutur Putu.

Ini Alasan Suzuki New Ignis Mengaspal saat Wabah Covid-19, Simak Keunggulan dan Harga Barunya

Belum Genap 1 Bulan Mengaspal, Pemesanan Suzuki  XL7 Tembus 2.001 Unit, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Stop produksi

Menyikapi beberapa Agen Pemegang Merek (APM) yang melakukan penghentian sementara produksinya, Putu menjelaskan, langkah tersebut diambil untuk melindungi kesehatan karyawan dan seluruh elemen perusahaan sebagai bentuk respons kondisi terkini penyebaran wabah Covid-19.

Halaman
1234
Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved