Breaking News:

Kasus Bau Ikan Asin

Dijatuhi Vonis Paling Lama 2 Tahun 4 Bulan Penjara, Penasehat Hukum Galih Ginanjar Masih Pikir-pikir

Pembacaan vonis digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020).

ANTARA FOTO/Reno Esnir/ama
Tersangka kasus UU ITE dan pencemaran nama baik artis Fairuz A Rafiq yakni Galih Ginanjar (kanan), Rey Utami (kiri), Pablo Benua (tengah), menjalani sidang perdana yang beragendakan pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (9/12/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Majelis Hakim menyatakan tiga terdakwa kasus dugaan penghinaan dan fitnah serta perbuatan tidak menyenangkan terhadap Fairuz A Rafiq, bersalah.

Tiga terdakwa perkara yang dikenal dengan Bau Ikan Asin itu yakni Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua dijatuhi vonis penjara dengan waktu berbeda.

Saat membacakan vonis, Hakim Ketua Agus Widodo mengatakan, Pablo Benua di vonis hukuman 1 tahun dan 8 bulan penjara dan Rey Utami selama 1 tahun dan 4 bulan.

Tiga terdakwa kasus yang dikenal dengan Bau Ikan Asin, yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami dijatuhi hukuman berbeda oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020).
Tiga terdakwa kasus yang dikenal dengan Bau Ikan Asin, yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami dijatuhi hukuman berbeda oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Sementara Galih Ginanjar menerima hukuman paling lama, yakni selama 2 tahun dan 4 bulan kurungan penjara.

Pembacaan vonis digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020).

Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami menjalani sidang di Rutan Polda Metro Jaya, sementara hakim, jaksa, dan tim penasehat hukum terdakwa ada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dinyatakan Bersalah, Ini Vonis Hakim Pengadilan Untuk Trio Terdakwa Bau Ikan Asin

GALIH GINANJAR Dituntut Penjara 3 Tahun 6 Bulan, Kuasa Hukum Sebut Ada Cacat Hukum di Berita Acara

Menurut hakim, tiga terdakwa sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana pencemaran nama baik sampai membuat Fairuz A Rafiq sebagai korbannya merasa malu.

Vonis tersebut diputuskan setelah hakim mendengar keterangan Fairuz A Rafiq dan saksi ahli ketika bersaksi dalam persidangan.

Tiga terdakwa kasus yang dikenal dengan Bau Ikan Asin, yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami dijatuhi hukuman berbeda oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020).
Tiga terdakwa kasus yang dikenal dengan Bau Ikan Asin, yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami dijatuhi hukuman berbeda oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Setelah mendengar vonis, tim penasehat hukum Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua belum menentukan sikapnya.

"Kami pikir-pikir Yang Mulia," kata Rihat Hutabarat, tim kuasa hukum Rey Utami dan Pablo Benua.

Hal yang sama juga dikatakan Sugiyarto, kuasa hukum Galih Ginanjar.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved