Breaking News:

Wiranto Diserang

Penikam Wiranto Mengira Helikopter yang Bergemuruh di Atas Rumah Kontrakannya Milik Densus 88

Terdakwa Syahril Alamsyah alias Abu Rara awalnya tidak berniat menusuk Wiranto.

ISTIMEWA
Sidang perdana kasus penikaman Wiranto di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (9/4/2020). 

WARTAKOTALIVE, PALMERAH - Terdakwa Syahril Alamsyah alias Abu Rara awalnya tidak berniat menusuk Wiranto.

Terdakwa mengira helikopter yang ditumpangi mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan itu ialah Densus 88 yang sudah siap menangkapnya.

Hal itu diketahui dari sidang perdana penusukan Wiranto yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (9/4/2020).

SIDANG Perdana Penusuk Wiranto Digelar Hari Ini, Kemungkinan Cuma Jaksa dan Hakim yang Hadir

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan itu tidak dihadiri langsung oleh terdakwa dengan alasan keamanan.

Terdakwa yang berada di Rutan Khusus Teroris di Cikeas, Bogor, Jawa Barat hanya menyaksikan prosesi sidang lewat video conference.

Di sidang tersebut, jaksa merinci kronologi penyerangan terhadap korban yakni Wiranto.

Pemerintah Diminta Transparan Soal Subsidi Gas Industri

Saat itu, Abu Rara mengaku sudah gelisah dengan rekan-rekannya sesama teroris ditangkap oleh Densus 88.

Hingga akhirnya pada Rabu (9/10/2019), Abu Rara di kontrakannya di Menes, Lebak, Pandeglang, Banten, mendengar suara gemuruh helikopter di atas rumah.

"Saat itu terdakwa tengah bersama istrinya."

Uang Muka Pembelian Mobil Pribadi Rp 116 Juta per Anggota DPR Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

"Mendengar suara helikopter, terdakwa mengira bahwa itu polisi yang akan menangkap terdakwa," ujar Jaksa Penuntut umum Heery wiyanto, membacakan dakwaan di ruang sidang.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved