Virus Corona Jabodetabek

Wali Kota Bekasi Perintahkan Warganya Pakai Masker Kain Setiap Keluar Rumah

Rahmat menerangkan penggunaan masker saat keluar rumah itu sesuai anjuran World Health Organization (WHO) demi mengurangi risiko penularan.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Pemerintah Kota Bekasi menaikkan status Kota Bekasi jadi Kota Siaga Bencana Corona, akibat angka pasien positif Covid-19 di Kota Bekasi meningkat. Hal tersebut dibenarkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta warganya memakai masker saat hendak keluar rumah.

Adanya perintah pakai masker guna menjaga dari terpapar virus Corona atau Covid-19.

"Mulai sekarang wajib pakai masker saat keluar rumah," kata Rahmat Effendi, di Stadion Patriot Candrabaga, pada Rabu (8/4/2020).

Rahmat menerangkan penggunaan masker saat keluar rumah itu sesuai anjuran World Health Organization (WHO) demi mengurangi risiko penularan.

Fairuz A Rafiq Dukung Kebijakan Pemerintah Mewajibkan Warga Memakai Masker Saat Keluar Rumah

"Sekali lagi wajib pakai masker saat keluar rumah, tapi disarankan pakai masker kain saja. Masker hijau itu (medis) buat tenaga medis," ungkap dia.

Tak lupa juga masker kain itu langsung dicuci usai digunakan keluar rumah.

Tidak disarankan digunakan lebih dari empat jam.

"Selalu pakai masker, kita minimalisir wabah virus Covid-19 ini untuk diri kita sendiri. Sayangi diri kita sendiri dengan semua pencegahan dan ikuti aturan pemerintah," ucap dia.

Rahmat menambahkan peran serta elemen masyarakat sangat diperlukan dalam bersama melawan Covid-19.

Banyak sekali kontribusi unsur masyarakat maupun swasta dalam membantu pemerintah. Seperti memberikan masker gratis maupun hand sanitizer kepada warga.

"Kaloborasi ini yang diperlukan, karena tidak bisa hanya pemerintah. Semuanya harus bisa lawan Covid-19," tutup dia.

Berdasarkan data website resmi, https://corona.bekasikota.go.id, ada 552 Orang Dalam Pantauan (ODP), 243 Pasien Dalam Pangawasan (PDP), 68 terkonfirmasi positif Covid-19, meninggal positif Covid-19 ada 7, meninggal karena penyakit khusus 37 dan sembuh ada 13.

Kecamatan Bantargebang dan Pondok Melati Bebas Covid-19, Wali Kota Bekasi Minta Warga Pertahankan

Kasus Covid-19 di Kota Bekasi telah menyebar ke seluruh kecamatan di Kota Bekasi.

Tiap kecamatan telah terdapat Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Akan tetapi, dari 12 kecamatan di Kota Bekasi, hanya ada 2 kecamatan yang tidak ada warga positif Covid-19.

 Jokowi Tegaskan Cuma Napi Pidana Umum yang Dibebaskan Akibat Pandemi Covid-19, Bukan Koruptor!

Dua kecamatan itu adalah Bantargebang dan Pondok Melati.

"Ini sudah menyebar rata, 2 saja kecamatan belum ada terpapar."

"Bantargebang dan Pondok Melati," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabaga, Selasa (7/4/2020).

 Jokowi: Semua yang Keluar Rumah Harus Pakai Masker!

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved