Travel

Pandemi Virus Corona Belum Berakhir, Industri Wisata Selam di Taman Nasional Komodo Ikut Tenggelam

Wabah virus corona ikut mematikan denyut bisnis dan berhasil mengganggu mata pencaharian ratusan profesi terkait dengan industri pariwisata selam.

Dokumentasi iDive Komodo
Ditutupnya sementara Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, membuat aktivitas menyelam sudah berhenti total. Marcia Stephanie merupakan satu diantara puluhan pengusaha dive operator di Labuan Bajo yang menutup sementara bisnisnya akibat wabah virus corona sejak pertengahan Maret 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, NUSA TENGGARA TIMUR - Para pengusaha operator selam (dive operator) di Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa tutup sementara.

Banyak kantor operator selam di Taman Nasional Komodo berhenti beroperasi sejenak.

Wabah virus corona telah mematikan denyut bisnis dan berhasil mengganggu mata pencaharian ratusan profesi yang terkait dengan industri pariwisata selam.

Ditutupnya sementara Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, membuat aktivitas menyelam sudah berhenti total. Marcia Stephanie merupakan satu diantara puluhan pengusaha dive operator di Labuan Bajo yang menutup sementara bisnisnya akibat wabah virus corona sejak pertengahan Maret 2020.
Ditutupnya sementara Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, membuat aktivitas menyelam sudah berhenti total. Marcia Stephanie merupakan satu diantara puluhan pengusaha dive operator di Labuan Bajo yang menutup sementara bisnisnya akibat wabah virus corona sejak pertengahan Maret 2020. (Dokumentasi iDive Komodo)

"Semua dive operator di Labuan Bajo sudah tutup, nggak lama setelah pengumuman penutupan sementara Taman Nasional Komodo dari pihak pengelola," kata Marcia Stephanie, Rabu (8/4/2020).

Marcia Stephanie adalah pemilik operator selam iDive Komodo yang berkantor di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Menurut Marcia Stephanie, ditutupnya sementara Taman Nasional Komodo membuat aktivitas menyelam sudah berhenti total.

Dampak Virus Corona, Pemilik Hotel di Kawasan Wisata Pulau Komodo Kehilangan Banyak Pemasukan

Sukses Mengkonservasi Gajah Sumatera, Kini PT Antam Dukung TSI Kembangbiakan Komodo Dragon

Marcia Stephanie merupakan satu diantara puluhan pengusaha dive operator di Labuan Bajo yang menutup sementara bisnisnya.

Sejak 22 Maret 2020, tepat di hari saat pengumuman penutupan sementara Taman Nasional Komodo, dua kapal iDive Komodo hanya bersauh di pelabuhan.

Satu per satu karyawan dari operator selam yang baru berumur dua tahun ini dirumahkan untuk mengisolasi diri dari ancaman virus corona.

Ditutupnya sementara Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, membuat aktivitas menyelam sudah berhenti total. Marcia Stephanie merupakan satu diantara puluhan pengusaha dive operator di Labuan Bajo yang menutup sementara bisnisnya akibat wabah virus corona sejak pertengahan Maret 2020.
Ditutupnya sementara Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, membuat aktivitas menyelam sudah berhenti total. Marcia Stephanie merupakan satu diantara puluhan pengusaha dive operator di Labuan Bajo yang menutup sementara bisnisnya akibat wabah virus corona sejak pertengahan Maret 2020. (Dokumentasi iDive Komodo)

Marcia Stephanie menyatakan, solusi sementara mengatasi upah 20 karyawannya, yang terdiri dari kru kapal, pemandu selam, hingga staf administrasi, masih dapat teratasi.

Halaman
12
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved