Cerita Gustur Cahyo Putro Tentang Pengalamannya Mengendarai Motor Retro

Gustur Cahyo Putro bercerita tentang pengalaman tentang hobinya yang suka merawat dan mengendarai motor retro.

dok pribadi Gustur Cahyo Putro.
Pemain sayap PS Tira Persikabo Gustur Cahyo Putro berpose dengan motor kesayangannya. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Gustur Cahyo Putro bercerita tentang pengalaman tentang hobinya yang suka merawat dan mengendarai motor retro.

Pemain sayap PS Tira Persikabo itu mengatakan bahwa ada sensasi tersendiri ketika berkendara menggunakan motor retro Kawasaki W175.

Menurutnya, mengendarai motor dapat menikmati pemandangan alam dan menghirup udara segar secara langsung.

Bersepeda Cara Pemain belakang PS Tira Persikabo Ikhwan Ciptady Muhammad Menjaga Kebugaran Tubuhnya

"Tentunya ada sensasi berbeda ya. Kalau naik mobil kan sudah mainatream, nah jalan-jalan mengendarai sepeda motor lebih asyik. Tapi saya tetap mengutamakan safety riding," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (7/4/2020).

Lebih lanjut, Gustur mengatakan bahwa dirinya tidak ikut klub motor tertentu, namun dia pernah mengendarai motor retronya hingga Ketep Pass Lereng Gunung Merapi, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah.

"Kalau kelompok tidak ada. Tapi kalau jalan-jalan dengan sepeda motor retro itu sampai ke Ketep Pass Lereng Gunung Merapi. Itu sangat menyenangkan, merefresh diri," jelasnya.

Pelatih Timnas Indonesia Ceritakan Aktivitas Gong Oh-kyun Sebelum Terkena Virus Corona

Terkait motor retro yang dimilikinya, mantan pemain PSIS Semarang itu mengatakan bahwa dirinya membeli motor tersebut pada pertengahan tahun lalu.

Dia pun membeberkan bahwa motor tersebut jarang digunakan, namun tetap dirawat sebaik mungkin.

"Saya membeli motor retro itu pertengahan tahun 2019. Itu motor memang jarang digunakan. Tapi saya selalu merawatnya agar kondisinya tetap bagus," ungkapnya.

Liga 1 2020 Dihentikan karena Wabah Virus Corona, Gustur Cahyo Putro Tekuni Ternak Ayam

Saat pandemi virus corona seperti ini, Gustur memilih untuk menjaga kebugaran fisiknya di halaman rumah dengan cara berlatih kecil hingga bersepeda.

"Saya tetap menjaga kebugaran fisik dengan latihan di halaman rumah. Kadang saya juga bersepeda disekitar rumah berkeliling tentunya tidak ditempat keramaian," paparnya.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi menghentikan Liga 1 2020 hingga 29 Mei 2020 sebagai pencegahan penyebaran virus corona.

Nantinya, jika situasi di Indonesia sudah membaik dan terbebas dari penyebaran virus corona tersebut, maka Liga 1 2020 rencananya akan kembali dilaksanakan pada 1 Juli 2020 mendatang.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved