Saddil Ramdani Tersangka Kasus Pengeroyokan, GM APPI Ponaryo Astaman: Ada Penghinaan ke Keluarganya

Sekjen Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia Ponaryo Astaman menyatakan pemicu tindak penganiayaan oleh Saddil Ramdani karena keluarganya dihina.

TRIBUNNEWS/ABDUL MAJID
Saddil Ramdani sebelum menjalani latihan bersama Timnas Indonesia di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) turut buka suara menanggapi permasalahan yang tengah membelit salah seorang pemain Timnas Indonesia, Saddil Ramdani.

Beberapa waktu lalu, Saddil Ramdani sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kendari atas dugaan kasus pengeroyokan kepada seorang pria.

Namun, pemain berusia 21 tahun itu tidak ditahan dan hanya dipetintahkan selalu melakukan wajib lapor.

Ditetapkan Tersangka, Saddil Ramdani Sampaikan Pesan Menohok: Harga Diri Keluarga Lebih Penting!

General Manajer APPI, Ponaryo Astaman mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan penjelasan secara resmi dan terperinci dari Saddil Ramdani.

Menurut Ponaryo, perbuatan yang dilakukan Saddil memang salah, namun memiliki pemicu yang kuat mengapa hal itu bisa terjadi.

Sebelum adanya tindakan pengeroyokan, keluarga Saddil mendapatkan penghinaan dari pihak yang berseteru dengannya.

Saddil Ramdani Jadi Tersangka, Terancaman Penjara Tujuh Tahun

"Kami sebenarnya sudah bicara ke Saddil (Ramdani) dan dia menjelaskan punya alasannya sendiri. Dia melakukan hal itu karena ada beberapa faktor. Sebelumnya lebih dulu ada penghinaan yang didapat ke keluarganya," kata Ponaryo kepada awak media.

Pria yang akrab disapa Popon itu memastikan, pihaknya tidak akan ikut campur lebih dalam mengenai permasalahan hukum yang tengah dijalani Saddil Ramdani.

Namun, Popon berharap dengan adanya kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk tidak melakukan perbuatan yang sama.

"Setiap orang bisa berbuat kesalahan. Pemain lainnya harus melihat kasus Saddil sebagai contoh dan pelajaran besar agar lebih hati-hati dalam bertindak," tutur mantan pemain andalan Timnas Indonesia tersebut.

Sebelum adanya kasus ini, Saddil Ramdani pernah tersangkut kasus serupa ketika memperkuat Persela Lamongan pada tahun 2018 lalu.

Kala itu, Saddil Ramdani diduga melakukan tindakan penganiayaan kepada mantan kekasihnya, Anugrah Sekar Larasati.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved