Virus Corona Jabodetabek

Puluhan ASN dan Warga Jalani Rapid Test di Puskesmas Harapan Mulia Kemayoran Jakarta Pusat

Puluhan PNS Jakarta Pusat dan warga yang terindikasi covid-19 menjalani pemeriksaan rapid test di Puskemas Harapan Mulia Kemayoran, Jakarta Pusat.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
Rapid test digelar Puskesmas Harapan Mulia Kemayoran Jakarta Pusat terhadap puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jakarta Pusat dan warga yang terindikasi covid-19, Senin (6/4/2020). 

Hasilnya ada warga yang positif Covid-19 dan sudah mendapat penanganan lebih lanjut. "Kita tidak bisa kasih tahu berapa orang yang positif, yang jelas positif ada..." 

WARTAKOTALIVE.COM, Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jakarta Pusat dan warga yang terindikasi covid-19 menjalani pemeriksaan rapid test di Puskemas Harapan Mulia Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kepala Puskemas Kelurahan Harapan Mulia Dr Buana mengatakan, ada 70 orang yang dilakukan pemeriksaan rapid test tersebut.

"Kita dapat 70 Rapid Test, itu terbagi menjadi 40 ASN dan 30 warga yang diindikasikan tertular Covid-19," kata Buana, Senin (6/4/2020).

BREAKING NEWS: Pakar Seks Dr Naek L Tobing Meninggal Dunia Siang Ini, Dinyatakan Positif Covid-19

SUDAH Tes Swab 3 Kali Basuki Hadimuljono Negatif Covid-19 Meski Sempat Besuk Menhub, Ini Penyebabnya

BANYAK Meninggal Akibat Covid-19, Dokter Gigi dan THT Diminta Tak Buka Praktik Dahulu

Menurut Buana, para ASN yang diperiksa mengunakan alat rapid test, merupakan pegawai yang rentan tertular covid-19 serta beberapa warga yang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sebelumnya, menurut Buana, puskemas juga telah melakukan pemeriksaan rapid test terhadap warga.

Hasilnya ada warga yang positif Covid-19 dan sudah mendapat penanganan lebih lanjut.

"Kita tidak bisa kasih tahu berapa orang yang positif, yang jelas positif ada," ujarnya.

Petugas Gulkarmat ikut rapid  test

Di tempat yang sama Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan dirinya membawa 4 petugas Gulkarmat untuk jalani rapid test.

"Kita hanya dapat empat petugas saja yang bisa ikut Rapid Test. Tadi ditanya identitas untuk didata terus baru diambil darah kita untuk test," katanya.

Sedangkan Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari mengatakan tak masalah ASN dilakukan rapid test, terutama mereka yang kerap kontak dengan masyarakat tentu rentan tertular covid-19.

"Kalau ada ASN yang periksa tidak masalah, apalagi ASN tersebut yang kerap kontak kepada masyarakat," ucapnya.

Alat rapid test untuk Kota Bekasi

Sebelumnya diwartakan, Pemerintah Kota Bekasi mendapatkan alat rapid test virus corona atau Covid-19.

Sejumlah alat rapid test virus corona ini didapatkan Pemerintah Kota Bekasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved