Breaking News:

OTK Gunakan Sepeda Motor

OTK Gunakan Sepeda Motor Bergentayangan, Terbaru 1 Keluarga Jadi Korban, Ayah Tewas, Anak Terluka

Satu keluarga di Timika, Papua, diserang orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu (5/4/2020).

istimewa
Ilustrasi mayat. Seorang bapak meninggal dunia setelah kena panah orang tak dikenal di Mimika Papua. Anaknya kena panah, istri selamat. 

"Korban dipaksa untuk pulang kembali. Korban lalu menuruti kemauan pelaku," kata Randy.

Ketika dalam perjalanan pulang atau tepatnya dekat permukiman warga, korban kemudian nekat melompat dari motor dan meminta bantuan warga setempat.

Melihat itu, pelaku lantas melarikan diri. Warga berusaha untuk mengejar, namun tak berhasil.

"Kasus itu sudah diaporkan ke Polsek Kupang Tengah oleh korban dan keluarganya. Saat ini proses hukum masih dilakukan," kata Randy.

Pusara Makam Bagi Jenazah Korban Covid-19 Tanpa Papan Nisan, Hanya Gundukan Tanah

Karyawan Gramedia Korban OTK

Sebelumnya lagi, Januario (20), karyawan toko buku Gramedia Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), nyaris kehilangan nyawa setelah terkena anak panah, di lengan sebelah kanan.

Ia terkena panah yang dilepaskan oleh orang tak dikenal (OTK). Januario mengalami peristiwa nahas ini di depan SPBU Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.

Anak panah menembus lengan kanannya, sehingga Januario mengalami luka parah. Januario pun dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, untuk mendapat perawatan medis.

 "Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 23.30 Wita. Saya baru pulang dari Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)," ungkap Januario, kepada sejumlah wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang, Rabu (22/1/2020)

Saat kejadian, dirinya sedang berboncengan sepeda motor dengan rekan kerjanya, Indra (20) yang juga warga Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

UPDATE Data Kasus Covid-19: Pemkot Tangerang Selatan Catat Kematian Infeksi Corona Meningkat

"Indra yang mengendarai sepeda motor, sementara saya di bagian belakang," ujar Januario.

Ketika tiba di tempat kejadian perkara, mereka berpapasan dengan sebuah sepeda motor dikendarai seorang pria dan membonceng seorang pria yang tidak dikenali korban.

Begitu mendekat, kedua pria tersebut membuat gerakan yang tidak disadari korban.

"Saya langsung rasa ada anak panah ditangan kanan dan darah mengucur deras," ujar korban.

Sementara, para pelaku yang belum diketahui identitasnya, langsung tancap gas meninggalkan korban.

Indra dan korban hendak berbalik arah menuju Rumah Sakit Umum Naibonat Kabupaten Kupang, untuk menjalani perawatan, namun mereka justru dihadang sejumlah pemuda.

Tidak ingin ada masalah baru yang lebih fatal, korban dan rekannya melaju ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang dengan jarak tempuh 40 kilometer.

Sepanjang perjalanan korban merasakan darah terus mengalir dari lukanya. Ia nyaris kehabisan darah.

Ini Link Video dan Lirik Lagu Aisyah Istri Rasulullah yang Dikritik Buya Yahya

Beruntung korban langsung mendapatkan perawatan medis di ruang IGD RS Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Korban mengaku tidak hafal jenis sepeda motor maupun nomor polisi pada kendararaan yang dipakai pelaku.

"Saya hanya ingat kalau pelaku yang dibonceng memakai baju kaos biru dan rambut ikal," ujar dia. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satu Keluarga di Timika Diserang OTK, Bapak Tewas, Anak Terluka, Ibu Selamat",  Penulis : Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra

Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved