Warga Kranji Tewas Dikeroyok Geng Motor, Polisi Pesan Sebaiknya Jangan Nongkrong Sampai Larut Malam

“Anggota masih mencari para pelakunya di sekitar lokasi kejadian dan ke wilayah perbatasan Bekasi dengan DKI Jakarta,”

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Delapan anggota geng motor Buster di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi ditangkap polisi, Selasa (10/10) malam. 

Imbauan pemerintah untuk sementara berdiam di rumah, apalagi sampai larut malam, ada benarnya.

Selain menghindari wabah virus corona, juga agar terhindar dari tindak kriminalitas.

Seperti dialami Ahmad Fauji (23). Warga Kranji, Kecamatan Bekasi Barat ini dikeroyok hingga tewas oleh sekitar 50 orang saat sedang nongkrong di warung kopi, Minggu (5/4/2020) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan pengeroyokan terjadi di Jalan Raya Jendral Sudirman, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat.

Diduga, kata Erna, pelaku yang berjumlah 50 orang ini merupakan geng motor.

“Korban tewas usai mengalami luka bacok di punggung hingga robek tembus paru dan sempat mendapatkan perawatan di RS Annanda Bekasi Barat,” kata Erna saat dikonfirmasi Warta Kota, Minggu (5/4/2020).

Informasi yang dihimpun Wartakotalive.com, kejadian berawal ketika Ahmad bersama temannya tengah nongkrong di warung kopi (warkop).

Tiba-tiba datang sekitar 50 orang mengendarai sepeda motor berboncengan berhenti di depan Ahmad dan temannya.

Seketika itu kawanan begundal itu mengeroyok korban dan menghujamkan senjata tajam ke arah tubuhnya.

Saat itu teman korban hanya bisa melihat kejadian itu, tidak berani membantu karena jumlah pelaku banyak dan membawa senjata tajam.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved