Virus Corona

Polisi Siapkan Pasal-pasal Hina Presiden dan Pejabat Tangani Corona, Ancaman Penjara Bisa 10 Tahun

Polisi menyiapkan pasal-pasal untuk menjerat para penghina Presiden atau pejabat terkait wabah Virus Corona. Ancaman penjara bisa 1,5 tahun.

Politic365
Inilah pasal-pasal untuk memenjarakan mereka yang disangka melawan penguasa dalam kasus Virus Corona. 

* Ancaman Penghina Presiden dalam kasus Corona 1,5 tahun. 

* Pasal-pasal Corona untuk jerat penghina pejabat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Masyarakat yang menghina Presiden Joko Widodo maupun pejabat pemerintah lainnya dalam menangani Virus Corona atau Covid-19dapat terancam sanksi pidana.

Pasal-pasal tindak pidana Virus Corona atau [asal-pasal Corona untuk menjerat mereka yang penghina pejabat yang diberi wewenang menangani wabah Corona.

Hal itu tertuang di dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1100/IV/HUK.7.1./2020 yang ditandatangani Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo tertanggal 4 April 2020.

Dalam pengamatan Wartakotalive.com, sejumlah spanduk berisi peringatan ancaman penghina Presiden atau pejabat yang menangani kasus Corona tersebut. 

Spanduk itu antara lain terletak di Kelurahan Durikosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Sementara itu, surat telegram tersebut dibuat dalam rangka penanganan perkara dan pedoman pelaksanaan tugas selama masa pencegahan penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan tugas fungsi reskrim terkait perkembangan situasi serta opini di ruang siber dan pelaksanaan hukum tindak pidana siber.

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Kawal Prosesi Pemakaman Jenazah Korban Covid-19

Keabsahan surat telegram tersebut dikonfirmasi oleh Karo Penmas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono.

"Bentuk pelanggaran atau kejahatan serta masalah yang mungkin terjadi dalam perkembangan situasi serta opini di ruang siber: penghinaan kepada penguasa/Presiden dan pejabat pemerintah sebagaimana dimaksud Pasal 207 KUHP," tulis surat telegram tersebut seperti dikutip Kompas.com, Minggu (5/4/2020).

Halaman
123
Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved