LMK KCI : Mulai 6 April Besok, akan Distribusikan Royalti Musik Sebesar Rp 4 Miliar

Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Karya Cipta Indonesia (KCI), mulai Senin 6 April 2020, akan mendistribusikan royalti kepada para pemilik hak cipta.

Wartakotalive.com/Ign Agung Nugroho
Dharma Oratmangun, Ketua Umum KCI (kiri) dan Enteng Tanamal, Pembina KCI (kanan). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Karya Cipta Indonesia (KCI), mulai Senin 6 April 2020, akan mendistribusikan royalti kepada para pemilik hak cipta maupun ahli waris di bidang musik yang memberi kuasa kepada LMK KCI.

LMK KCI adalah wadah yang mengelola hak cipta performing right bagi para pencipta lagu.

Tidak seperti biasanya, jika pada tahun-tahun sebelumnya pembagian royalti diberikan langsung dengan cara mendatangi kantor KCI sekaligus untuk bersilaturahmi.

Namun, kali ini pembagian royalti akan dilakukan dengan cara transfer perbankan.

Keputusan ini diambil setelah para pengurus KCI yang terdiri; Enteng Tanamal (Pembina KCI), Dharma Oratmangun (Ketua Umum KCI), Tedjo Baskoro (Sekjen KCI), serta Slamet Adriyadie (Bendahara KCI) melakukan rapat koordinasi.

Setelah Diizinkan Keluar Rumah, Roro Fitria Bakal Langsung Nyekar ke Makam Ibunda di Yogyakarta


"Dalam rapat ini, diputuskan bahwa pendistribusian Royalti yang biasanya dilaksanakan pada bulan Juni-Juli. Namun, karena ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan pimpinan serta manajemen KCI, maka royalti dibagikan pada bulan April," kata Dharma Oratmangun, Ketua Umum KCI lewat keterangan resminya kepada Wartakotalive.com, Minggu (5/4/2020).

Dharma mengatakan, besaran royalti yang akan disalurkan sekitar Rp 4 Miliar termasuk PPh 23, dan akan didistribusikan dengan cara transfer antar perbankan.

Calon Penumpang Tanpa Masker Dilarang Masuk Halte Transjakarta Demi Pencegahan Virus Corona

"Hal ini selaras dengan himbauan pemerintah untuk menghindari kumpul-kumpul di dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19. Maka pimpinan dan manajemen KCI memutuskan untuk mendistribusikan melalui transfer perbankan," ujar Dharma.

Sementara itu, Tiena Sopacua, General Manager LMK KCI mengatakan, pihaknya sedang berusaha keras agar pendistribusian royalti bisa berlangsung sebanyak 2 kali dalam setahun.

Menurut dia, tahun 2020 ini, KCI akan berkoordinasikan dengan Lembaga manajemen Kolektif nasional (LMKN), untuk memproyeksikan pendistribusian royalti sebanyak 2 kali dalam 1 tahun.

Kapolda Metro Diminta Batalkan Rencana Pemilihan Wagub DKI Senin Besok, Ini Alasan IPW

"Untuk itu, mohon doa dari semua pihak, termasuk pembina, pengawas, pengurus serta seluruh pemberi kuasa dan ahli waris. Kerjasama yang baik antar sesama LMK Hak Cipta (KCI, WAMI, RAI) yang selama ini berlangsung harmonis menjadi modal penting untuk terus melakukan koordinasi yang intens dengan LMKN,” kata Tina.

Enteng Tanamal, Pembina KCI, turut menyampaikan, pihaknya berharap agar koordinasi yang intens terus dilakukan oleh LMK, LMKN dan para pengguna (users).

"Jika tiga pihak ini (LMK, LMKN, dan para pengguna) saling mengerti akan hak dan kewajibannya secara baik dan tepat, niscaya akan memberikan dampak yang positif bagi para pencipta lagu dan juga ahli warisnya," kata Enteng Tanamal.

Sejumlah nama pencipta lagu legendaris yang tergabung dalam KCI, antara lain; Ismail Marzuki, A.Riyanto, Barche Van Houten, Pance Pondaag, Obbie Messakh, Adriyadie, Tito Soemarsono, Ebiet G Ade, James F Sundah, Adi 'Kla Project' , Eko Saky, dan lainnya.

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved