Breaking News:

Pementasan

Sikapi Situasi Sosial Setelah Ada Pandemi Virus Corona, Komunitas Gamelan Gelar Aksi Gaung Gong

Gaung Gong dilaksanakan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Minggu (5/4/2020) mulai pukul 06.00 WIB dan kembali ditabuh pada sore hari pukul 18.00 WIB.

istimewa
Gaung Gong dilaksanakan pada Minggu (5/4/2020) mulai pukul 06.00 WIB dan 18.00 WIB. Satu gong akan ditabuh di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, di Perempatan Kantor Pos Besar, Yogyakarta. Gaung Gong ini digelar untuk menyikapi situasi sosial belakangan ini setelah datang pandemi virus corona yang 'mematikan' seluruh sendi kehidupan manusia. 

WARTAKOTALIVE.COM, YOGYAKARTA - Gong sebagai bagian dari orkestrasi gamelan selalu berbunyi untuk mengawali dan sebagai tanda akhir.

Saat dimainkan, gong tidak dipukul sesering intrumen lain dalam gamelan yang lebih dominan. Hanya sesekali namun jelas.

Orang yang menabuh gong selalu mendengarkan gending (musik) gamelan dari awal sampai akhir dengan begitu sabar dan seksama, seperti semesta memperhatikan manusia dan alamnya.

"Gong adalah bunyi semesta. Terdengar dan terasa agung. Seperti dalam musik, dia menandai perubahan waktu," kata Ari Wulu, Koordinator Komunitas Gayam 16, berbincang, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Ari Wulu, gong adalah dengung semesta. Bunyi gong yang terdengar dan terasa akan memenuhi jiwa manusia.

"Bunyi ini akan membawa kesadaran yang hangat dan menenangkan. Vibrasi yang dihasilkan oleh gong akan menggetarkan tubuh manusia," kata Ari Wulu.

Ketika Band Anak Muda Masa Kini Bermain Musik Diiringi Orkestrasi Gamelan di ROAR GAMA 4.0

Gamelan dan Musik Kekinian Dimainkan Bersama di Pagelaran Rhapsody of the Archipelago: Gamelan 4.0

Menata susunan carut-marut dan segala keruwetan yang sudah terjadi selama ini, gong seolah-olah memberi kesadaran bahwa manusia bersatu dengan semesta.

Oleh karenanya, Gaung Gong akan dilakukan di seluruh penjuru mata angin di Yogyakarta, sementara di kota lain boleh mengikuti dengan zona waktu masing-masing.

Kelompok-kelompok karawitan yang berada di seluruh arah mata angin itu akan mewakili menabuh gong bersamaan di tempatnya masing-masing.

Gaung Gong dilaksanakan pada Minggu (5/4/2020) mulai pukul 06.00 WIB dan 18.00 WIB. Satu gong akan ditabuh di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, di Perempatan Kantor Pos Besar, Yogyakarta. Gaung Gong ini digelar untuk menyikapi situasi sosial belakangan ini setelah datang pandemi virus corona yang 'mematikan' seluruh sendi kehidupan manusia.
Gaung Gong dilaksanakan pada Minggu (5/4/2020) mulai pukul 06.00 WIB dan 18.00 WIB. Satu gong akan ditabuh di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, di Perempatan Kantor Pos Besar, Yogyakarta. Gaung Gong ini digelar untuk menyikapi situasi sosial belakangan ini setelah datang pandemi virus corona yang 'mematikan' seluruh sendi kehidupan manusia. (istimewa)

Sedangkan satu gong akan ditabuh di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, di Perempatan Kantor Pos Besar.

Halaman
12
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved