Breaking News:

PSSI Masih Cari Solusi Terbaik Bagi Wasit dan Perangkat Pertandingan

Wasit dan perangkat pertandingan lainnya tak memperoleh pemasukan selama kompetisi sepak bola di Indonesia ditangguhkan.

Super Ball/Feri Setiawan
Pemain PSM Makassar protes pada wasit di laga kontra Bhayangkara FC, Senin (3/12/2018) di Stadion PTIK, Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, Palmerah -- Penghentian sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 memiliki dampak besar kepada seluruh elemen yang terlibat di industri sepak bola.

PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), klub peserta, pemain, dan sponsor mengalami dampak kerugian besar, akibat keputusan tersebut.

Untuk diketahui, PSSI memutuskan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai tanggal 29 Mei 2020. Penyebabnya adalah pandemi Covid-19.

Selain federasi, penyelenggara kompetisi, klub, pemain, dan sponsor, perangkat pertandingan pun terkena getahnya. Mereka adalah wasit, match commissioner, dan penilai wasit.

Tak ada kompetisi sama saja artinya mereka tidak mendapat penghasilan. Pasalnya, perangkat pertandingan baru mendapat upah setelah bertugas di sebuah pertandingan.

Cari solusi

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dan Ketua Komite Wasit, Sonhadji.

Menurut Iriawan , penghentian sementara kompetisi membuat para perangkat pertandingan gigit jari karena tidak ada pemasukan.

Untuk itu PSSI masih mencari solusi terbaik untuk para perangkat pertandingan ini.

"Situasi saat ini memiliki dampak cukup besar kepada semuanya, termasuk wasit. Yang jelas kita tunggu saja ya ke depannya seperti apa," kata Iriawan kepada para wartawan.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Septiana
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved