Virus Corona

Abu Bakar Baasyir Minta Dibebaskan, Pengacara Kirim Surat ke Presiden: Usianya Rawan Kena Corona

Terpidana Abu Bakar Baasyir minta pada Menkumham dan Presiden Jokowi untuk dibebaskan dari Lapas Gunung Sindur demi menghindar dari virus corona

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Terpidana terorisme, Abu Bakar Baasyir (ABB). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ulama radikal Abu Bakar Baasyir telah meminta pemerintah Indonesia untuk memberikannya pembebasan dini bersama dengan tahanan lain untuk mencegah kemungkinan wabah virus corona di salah satu penjara negara yang penuh sesak.

Dalam  surat yang dikirimkan lewat pengacara Achmad Michdan pada hari Jumat (3/4/2020), berpendapat bahwa Baasyir harus diprioritaskan mengingat usia tuanya dan mengklaim bahwa pemimpin spiritual 81 tahun kelompok teroris Asia Tenggara Jemaah Islamiah tidak pernah dihukum dari serangan bom.

Kuasa hukum Baasyir Achmad Michdan menyatakan surat permohonan itu disampaikan ke Jokowi dan Menteri Hukum dan HAM.

Surat tersebut ditandatangani dua advokat hukum, yakni Michdan sendiri dan Mahendradatta.

"Surat ini kami sampaikan kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Menteri Hukum dan HAM Bapak Prof. Yasonna Hamonangan Laoly untuk menyampaikan pendapat kami perihal Asimilasi dan Hak Integrasi KH. Abu Bakar Baasyir dari sisa pemidanaan beliau," kata Michdan dikutip dari StraitsTimes.com.

Anggota Dewan Syuro Kelompok Garis Berinisial ABB Terlibat Kerusuhan, Bukan Abu Bakar Baasyir?

Ganjar Pranowo : 18 Pasien Corona Meninggal di Jawa Tengah dengan Penyakit Bawaan

Saat ini Baasyir dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur.

Michdan mengingatkan, Baasyir tidak pernah terbukti di pengadilan manapun terlibat dengan peristiwa Bom Bali atau bom manapun.

Pada pengadilan yang pertama itu Baasyir divonis 1,5 tahun, itupun hanya soal pelanggaran keimigrasian.

Terkait Covid-19, Michdan merujuk kepada pedoman risiko yang dikeluarkan oleh Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat dan praktik yang dilakukan di beberapa negara.

Kuasa hukum berpendapat bahwa Baasyir adalah salah satu narapidana yang wajib diprioritaskan karena rentan kesehatan. Baasyir juga saat ini berusia 81 tahun.

Halaman
1234
Penulis: Dian Anditya Mutiara
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved