Breaking News:

PON Papua

Wabah Covid-19 Hantui PON 2020 Papua, Sesmenpora: Kalau Mundur Kemungkinan Digelar Awal Maret 2021

Untuk menunggu kejelasan, Sesmenpora mengatakan kini tinggal menunggu keputusan Presiden Joko Widodo.

Tribunnews/Abdul Majid
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto Saat ditemui di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto membeberkan soal antisipiasi jika wabah Covid-19 masih belum mereda setidaknya sampai Juli mendatang.

Bahkan jika wabah berakhir Juni itu pun harus ada masa recovery yang ia katakan bisa sampai Desember.

Itu berarti PON 2020 Papua yang diadakan pada 20 Oktober – 2 bisa jadi tak terlaksana.

“Kapan covid berakhir, tidak tahu. Kami antisipasi. Tarulah tidak ada event apa pun karena Covid mewabah sampai Juli tidak diperhitungkan. Tidak ada aktivitas apa pun. Antisipasi kami, Agustus sampai Desember masa recovey. Kami juga belum tahu apakah PON masih berlangsung, Peparnas juga,” kata Gatot dalan video conference, Jumat (3/4/2020).

Pandemi Corona Mulai Hambat Persiapan PON 2020 Papua, PB PON Bakal Bersurat ke Presiden Jokowi

Untuk menunggu kejelasan, Sesmenpora mengatakan kini tinggal menunggu keputusan Presiden Joko Widodo.

Pasalnya, pertemuan terkahir dalam bahasan PON 2020 Papua hasilnya masih berlangsung di jadwal semula.

“Sekarang kami menunggu arahan Bapak Presiden. kalau ada sidang kabinet, dimungkinkan minta arahan Presiden. terakhir sidang kabinet Maret lalu, masih clear. menpora menyiapkan plan A, B terkait PON dan Piala Dunia,” ujarnya.

Ada Wabah Corona, Menpora Bakal Diskusi dengan PB PON Terkait PON 2020 Papua

Jika PON mundur dan ajang ASEAN Para Games manila yang dijadwakan pada 3-9 Oktober 2020 juga mundur dan dipredikasi diundu  Januari 2021, maka 2021 akan menjadi tahun yang padat untuk Olahraga Indonesia.

Gatot pun mengatakan bisa saja PON Papua bakal dilangsungkan pada awal Maret 2021 yang disesuaikan dengan event-event lainnya yang juga terselenggara di 2021.

“Intinya tetap belum ada kebijakan lain masalah PON. efeknya 2021. itu numpuk 13 event yang sudah kami catat, baik di lingkup duinia IOC, OCA, dan federasi lainnya, ini baru multi kemudian nasional,”

“Kalau PON mundur, mundur mungkin di awal Maret. kenapa Maret karena Januari-Februari kesulitan anggaran menyiapkan 500 miliar pengadaan barang jasa. Anggaran PON tidak realokasikan, tidak boleh ganggu gugat,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Murtopo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved