Ujaran Kebencian

Ini Alasan Driver Ojol Hina Anggota Wantimpres Habib Luthfi Soal Penanganan Covid-19

MA (20), tersangka kasus ujaran kebencian, mengungkapkan alasannya menulis unggahan yang menghina anggota Wantimpres Habib Luthfi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Polres Metro Jakarta Utara menggelar konferensi pers penangkapan pengunggah ujaran kebencian Kamis (2/4/2020) 

"Sekarang masih jadi idola saya. Tapi saya mengingatkan pada Habib, tolong ingatkan ke Pak Jokowi untuk tidak berlebihan mengatasi Corona," jelasnya.

Dalam 24 Jam Satu PDP Meninggal di RSPI Sulianti Saroso dan Dua Pasien Baru Datang

Menurutnya, penanganan Covid-19 yang melarang salat berjamaah dan menutup mal-mal dianggap berlebihan.

"Karena kalau orang-orang yang saleh cukup wudu dan antiseptik," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria yang berprofesi sebagai driver ojol, diringkus polisi, Kamis (2/4/2020).

BANYAK Dipakai Saat Work from Home, Sri Mulyani Bakal Pajaki Zoom

Pria berinisial MA itu dianggap telah melecehkan nama anggota Wantimpres sekaligus tokoh Islam, Habib Luthfi.

Ia ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Utara di Pademangan, Jakarta Utara.

Penangkapan MA berdasarkan laporan dari Banser Jakarta Utara.

Bawang Bombai Bikin Inflasi Jakarta Bulan Maret 2020 Tembus 0,33 Persen

Mereka merasa tersinggung karena MA telah menghina guru mereka, Habib Luthfi.

Sekjen Banser Jakarta Utara Abdurahman Aqil mengatakan, mereka mendapat informasi unggahan itu dari sesama anggota Banser Jakarta Utara.

"Kami dapat kabar dari sahabat-sahabat kami tentang pelaku ini."

PKS Tolak Pemilihan Wagub DKI Pekan Depan, DPRD Diminta Fokus Putus Mata Rantai Penularan Covid-19

"Maka dari itu kami Ansor dan Banser, melaporkan," kata Abdurahman Aqil, dikonfirmasi, Kamis (2/4/2020).

Ia pun mengungkapkan alasannya melaporkan MA secara hukum ke aparat kepolisian.

Menurutnya, unggahan MA tentang Habib Luthfi merupakan berita bohong dan ujaran kebencian.

DUA Warga Pondok Aren Tangerang Selatan Sembuh dari Virus Corona, Puskesmas Langsung Mengawasi

Menurutnya, para Banser dan Ansor sangat tidak terima seorang habib diejek.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved