Ajukan Keberatan ke PSSI, APPI Siap Perjuangkan Hak Pemain Liga 1 dan Liga 2

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) siap memperjuangkan gaji pemain terkait dihentikannya Liga 1 dan Liga 2 tahun ini.

Tribunnews/Abdul Majid
General Manager APPI, Ponaryo Astaman saat diwawancarai setelah menghadiri acara penyerahan surat rekomendasi penyelenggaraan Liga 1 2020 dari BOPI ke PT LIB di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) masih menunggu jawaban dari PSSI perihal ketidakpuasan perubahan kontrak dan pemberian gaji kepada pemain.

Dalam surat terbaru yang dikeluarkan PSSI, klub hanya diberikan kewajiban membayar maksimal 25 persen dari nilai yang tertera di dalam kontrak kerja di bulan Maret, April, Mei, Juni 2020.

Keputusan tersebut tak lepas dari dihentikannya sementara waktu kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akibat pandemi virus corona.

Kompetisi Terhenti, IBL Bakal Tentukan Besaran Gaji Pemain Basket Pekan Depan

PSSI memilih menghentikan sementara waktu kompetisi sepak bola di Indonesia sampai tanggal 29 Mei 2020.

APPI sudah mengajukan surat ketidakpuasan dan mengajak untuk melakukan diskusi dengan para petinggi di PSSI.

General Manajer APPI, Ponaryo Astaman mengatakan, sampai saat ini surat yang sudah diajukan pihaknya belum mendapatkan respon dari PSSI.

Persita Tangerang Pastikan Adakan Penyesuaian Gaji Pemain April Hingga Juni

"Menanggapi hal tersebut, APPI udah bersurat ke PSSI soal masalah gaji 25 persen. Tapi sampai dengan saat ini masih belum ada jawaban dari PSSI-nya sendiri, jadi kami masih menunggu itu," kata Ponaryo Astaman kepada awak media, Kamis (2/4/2020).

Pria yang akan disapa Popon ini berharap mendapatkan kejelasan dari PSSI, dan pemain mendapatkan haknya dengan baik.

Sebelum mengirimkan surat keberatan, APPI sudah menggelar rapat dan mengeluarkan enam poin keputusan.

Persija Belum Tentukan Sikap Soal Kebijakan PSSI Persilahkan Klub Bayar Gaji Pemain 25 Persen

Salah satu poinnya yakni menentang keputusan sepihak perubahan kontrak dan pembayaran gaji pemain.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved