Virus Corona

Ini Penjelasan dr Erlina Burhan Soal Ketatnya SOP Penangan Pasein Covid-19 yang Meninggal

Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan Erlina Burhan mengungkapkan mengapa SOP dalam menangani pasien Covid-19 yang meninggal dunia sangat ketat.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Juru Bicara Tim Dokter Pasien COVID-19 RSUP Persahabatan, Erlina Burhan di RSUP Persahabatan, Minggu (8/3/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan Erlina Burhan mengungkapkan mengapa SOP dalam menangani pasien Covid-19 yang meninggal dunia sangat ketat, sampai-sampai keluarga tak boleh ikut memandikannya.

Seperti diketahui SOP penanganan pasien Covid-19 yang meninggal dunia cukup ketat, pasien meninggal harus segera dimakamkan dalam waktu 4 jam. Keluarga juga tidak boleh melihat mayatnya yang ditaruh dalam peti yang tidak bisa dilihat.

Dalam acara ILC TV One edisi Selasa (31/3/2020) Erlina Burhan mengungkapkan bahwa Covid-19 adalah penyakit baru yang masih harus terus diwaspadai.

Kata Erlina memang penularan Covid-19 ini lewat batuk dan lewat droplet, lantas bagaimana dengan pasien positif Covid-19 yang sudah meninggal. 

RSUD Jatisampurna Minim APD Hingga Tudingan Sembunyikan Status Positif Corona Seorang Dokternya

"Banyak juga yang bertanya kepada saya ini kan orang sudah meninggal bagaimana cara penularannya sementara penjelasan sebelumnya penyebaran Covid-19 dari droplet. Jadi kami perlu antisipasi, ini virus baru, penyakit baru. Kita belajar dari flu burung, meski sudah meninggal virus ditemukan di cairan tubuh," ujar Erlina.

"Kita tau proses pemulasaran jenazah, membersihkan mayat termasuk membersikan cairan-cairannya . Kita khawatir ini jadi sumber penularan, makanya dibuat sop dibuat seperti itu," sambung Erlina.

Usai Sidang Teleconference karena Wabah Corona, Hakim PN Tangerang Malah Dipolisikan

Kata Erlina, bisa juga diantisipasi bagi anggota keluarga yang ingin menjalankan proses keagamaan sebelum memakamkan jenazah korban meninggal Covid-19.

"Bisa diantisipasi setelah dibersikhan lalu dikafani, kemudian dibungkus plastik dan disholatkan, tapi kami anjurkan untuk keluarga tidak ikut pemulasaran. Jadi terima bersih dan tinggal menyolatkan saja," ujarnya.

Pasien positif Covid-19, PDP dan ODP harus dites Covid-19

Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan Erlina Burhan mengatakan bahwa idealnya semua orang yang memiliki riwayat bersinggungan dengan pasien positif Covid-19, pasien dalam perawatan (PDP) serta orang dalam pemantauan (ODP) semua harus dites Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Murtopo
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved