Virus Corona Jabodetabek

Harga Bawang Bombay Mahal Penyebab Utama Kenaikan Inflasi di Jakarta, Ini Penjelasan dari BPS

Ini Penjelasan BPS Soal Harga Bawang Bombay Mahal Penyebab Utama Kenaikan Inflasi di Jakarta

Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Suasana Pasar Senen Blok III Jakarta Pusat ditengah kabar virus corona, bawang bombai dikabarkan naik hingga 5 kali lipat, Senin (9/3/2020) 

Menurutnya, inflasi juga terjadi pada enam kelompok pengeluaran lainnya seperti pakaian dan alas kaki, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kesehatan, rekreasi, olahraga dan budaya, penyediaan makanan dan minuman/restoran dan perawatan pribadi.

Inflasi masing-masing tercatat sebesar 0,03 persen; 0,42 persen; 0,09 persen; 0,14 persen; 0,76 persen dan 0,48 persen.

“Sedangkan tiga kelompok pengeluaran tidak mengalami perubahan harga yaitu kelompok perumahan, transportasi, dan pendidikan,” ujarnya.

Pilkada Serentak 2020 Ditunda, KPU Tangsel dan Depok Tunggu Surat Resmi Pemerintah Pusat

Dia menambahkan, laju inflasi Jakarta dari Januari-Maret 2020 berada di posisi 0,85 persen, atau di atas laju inflasi pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Demikian juga inflasi tahun ke tahun (Maret 2020 dengan Maret 2019) sebesar 3,22 persen, atau naik secara signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang hanya mencapai 3,02 persen,” jelasnya.

Kata dia, ada satu kelompok lainnya yang mengalami deflasi, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa sebesar -0,15 persen. Deflasi pada kelompok ini disebabkan turunnya harga laptop/ notebook.

Harga Bawang Bombay

Selain jahe merah kini harga bawang bombay melenjit mencapai Rp 150.000 perkilogram di tengah merebaknya isu virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Pilkada Serentak 2020 Ditunda, KPU Tangsel dan Depok Tunggu Surat Resmi Pemerintah Pusat

Harga itu membuat para pedagang seperti pedagang Pasar Senen Blok III mengelus dada.

Sebab, para pedagang menyebut jika kenaikan harga bawang bombai mencapai 5 kali lipat dibandingkan sebelum adanya virus corona.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved