Virus Corona

Dokter Seluruh Indonesia Siap Perang Lawan Covid-19, Minta Pemerintah Mempersenjatainya dengan APD

Gerakan yang diberi nama Gerakan Dokter Semesta itu merupakan sumbangsih dari IDI untuk bangsa ini dengan menggerakkan anggotanya melawan Covid-19.

YouTube Indonesia Lawyers Club
Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB IDI, Erlina Burhan dalam kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (3/3/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan dr Erlina Burhan mengatakan saat ini seluruh dokter di Indonesia apapun spesialisnya siap membantu pemerintah untuk melawan Covid-19.

Gerakan yang diberi nama Gerakan Dokter Semesta itu merupakan sumbangsih dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk bangsa ini dengan menggerakkan seluruh anggotanya untuk merawat pasein Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh dr Erlina Burhan saat menjadi pembicara di acara ILC TV One, Selasa (31/3/2020) malam.

Kata Erlina bukan saja dokter spesialis tertentu tapi seluruh dokter baik dokter umum maupun dokter spesialis apapun akan saling bekerjasama untuk melawan Covin-19.

Ini Penjelasan dr Erlina Burhan Soal Ketatnya SOP Penangan Pasein Covid-19 yang Meninggal

Namun kata Erlina untuk berjuang menghadapi musuh bersama berupa wabah virus corona ini para dokter meminta Pemerintah mempersenjatai mereka dengan menyiapkan alat pelindung diri.

"Mohon juga kepada pemerintah, ini dokter-dokter seluruh Indonesia sudah siap berjuang melawan musuh bersama, Covid-19. Nah untuk berjuang kan perlu senjata. Tolonglah di beri senjata. Kami ini garda terdepan, mempertaruhkan kesehatan sendiri, mempertaruhkan nyawa juga, lama kelamaan kalau pasiennya bertambah banyak mungkin suatu ketika dokter kelelahan, kewalahan. Jadi selain dipersenjatai salah satunya dengan APD," ujar Erlina.

Kata Erlina di mana-mana di seluruh Indonesia bahkan Dunia alat pelindung diri (APD) yang biasa digunakan dokter dan petugas kesehatan langka dan dicari-cari.

Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan: Idealnya Semua ODP dan PDP Harus Dites Covid-19

"Barangkali pabrik garmen dalam negeri bisa dikerahkan untuk membuat APD, memproduksi masker, tentu saja izinnya dipermudah. Tolong APD disebar ke seluruh tempat pelayanan pasien Covid-19, jangan kami dibiarkan menangani pasien tanpa APD yang memadai," ujarnya.

Lebih lanjut Erlina mengatakan bahwa partisipasi masyarakat juga sangat membantu para petugas medis untuk menangani wabah ini.

"Agar kami tidak kelelahan tolonglah warga melakukan upaya memutus rantai penularan. Untuk memutus rantai penularan garda terdepannya bukan kami para petugas medis, tapi masyarakat. Jadi mohon masyarakat juga patuh menjadi garda terdepan untuk memutus rantai penularan ini salah satunya tetap di rumah saja," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Murtopo
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved