Virus Corona Jabodetabek

Ahli Virus Bilang Jenazah Korban Covid-19 Takkan Tularkan Virus, Penggali Kubur Tak Perlu Pakai APD

Penolakan warga terhadap pemakaman jenazah korban Covid-19 di Indonesia kerap terjadi.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas mengangkat jenazah pasien virus corona atau Covid-19 yang meninggal untuk dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2020). 

WARTAKOTALIVE, DEPOK - Penolakan warga terhadap pemakaman jenazah korban Covid-19 di Indonesia kerap terjadi.

Baru-baru ini hal itu terjadi di wilayah Bedahan, Sawangan, Depok.

Warga sekitar TPU Bedahan keberatan dengan pemilihan tempat pemakaman.

Polri Hapus Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Sampai 29 Mei 2020

Warga mengaku khawatir Covid-19 dapat menular ke lingkungan sekitar yang dekat dengan lokasi pemakaman.

Meskipun, pemulasaraan pasien positif Covid-19 sudah dilakukan sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam prosedur WHO, pemulasaraan mengharuskan jenazah dilapisi plastik khusus.

Rapid Test Covid-19 untuk Anggota DPR dan Keluarganya Batal Digelar, Diserahkan ke Komisi dan Fraksi

Lalu, menggunakan kantong jenazah, hingga penyemprotan disinfektan dan penggunaan peti mati. 

Menanggapi hal itu, ahli virologi dari Universitas Adelaide Australia drh Mohammad Indro Cahyono mengatakan, virus jenis apapun hanya mampu berkembang biak pada tubuh yang masih bernyawa.

Ketika pasien meninggal, virus itu tetap berada dalam tubuh pasien, dan tidak dapat bertambah jumlahnya.

TAK Ada Warga Kepulauan Seribu yang Terinfeksi Covid-19, Ini Penyebabnya

“Jika di tubuh jenazah itu ada 100 virus, dengan sendirinya akan hilang dan hancur."

"Setelah melalui proses pembersihan jenazah yang dilakukan oleh tenaga medis profesional di rumah sakit,” ujar Indro saat menggelar seminar Covid-19 secara virtual dengan para pejabat Pemkot Depok, Rabu (1/4/2020). 

Proses pemulasaraan jenazah positif Covid-19, kata Indro, harus tetap dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

JOKOWI: Lockdown Itu Apa Sih? 

Serta, hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis profesional di rumah sakit. 

“Proses pembersihan murni berada di ruang jenazah rumah sakit."

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved