Virus Corona Jabodetabek

29 dari 494 RW di Jakarta Utara Masuk Zona Merah Covid-19, Warga Tutup Sebagian Akses Mobilitas

Sebagian kecil RW di wilayah Jakarta Utara masuk zona merah Virus Corona alias COVID-19.

Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim 

WARTAKOTALIVE, TANJUNG PRIOK - Sebagian kecil RW di wilayah Jakarta Utara masuk zona merah Virus Corona alias COVID-19.

Warga pun mulai berinisiatif menutup sebagian akses mobilitas.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, ada sebagian RW di Jakarta Utara masuk zona merah.

Polri Hapus Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Sampai 29 Mei 2020

"Dari 494 RW di Jakarta Utara, 29 RW kami anggap merah karena ada warga yang terinfeksi COVID-19," kata Ali, Rabu (1/4/2020).

Sementara, sekitar 454 RW lainnya, menurut Ali, masuk zona putih karena di wilayah tersebut tidak ada warga yang terinfeksi Virus Corona.

"Kita menjaga betul agar RW yang putih ini tetap menjadi putih."

Rapid Test Covid-19 untuk Anggota DPR dan Keluarganya Batal Digelar, Diserahkan ke Komisi dan Fraksi

"Sehingga yang merah bisa kita lokalisir dan tidak menyebar," ujar Ali.

Bahkan, sejumlah pengurus RT dan RW di Jakarta Utara berinisiatif menutup sebagian akses mobilitas warga untuk mencegah penularan Virus Corona.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus RT/RW se-Jakarta Utara karena berinisiatif dan berdedikasi mengajak warga mewaspadai penularan COVID-19," tutur Ali.

TAK Ada Warga Kepulauan Seribu yang Terinfeksi Covid-19, Ini Penyebabnya

Menurut Ali, inisiatif tersebut berdasarkan hasil mufakat warga setempat guna mencegah penyebaran Virus Corona.

Penutupan sebagian akses mobilitas wilayah tersebut juga telah melalui koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta Utara.

"Penutupan sebagian akses mobilitas di gang dan jalan bagus untuk mencegah penyebaran virus dari tingkat terkecil, RT/RW," jelas Ali.

JOKOWI: Lockdown Itu Apa Sih?

Penutupan sebagian akses mobilitas wilayah tentunya juga tetap mengutamakan kepentingan masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan pokok dan kesehatan masyarakat.

"Kami memonitor dan memfasilitasi apa yang dibutuhkan masyarakat."

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved