Virus Corona

Pilkada Serentak 2020 Ditunda Karena Covid, Incumbent Jangan Manfaatkan Momen

Ketua KASN juga mengingatkan bahwa rencana pengalihan anggaran daerah untuk penanggulangan Covid 19, jangan dimanfaatkan sebagai ajang kampanye

net
Ilustrasi- Pilkada Serentak 2020 

WARTAKOTALIVE.COM,JAKARTA - Hasil rapat kerja antara Kementerian Dalam Negeri, KPU, Bawaslu dan Komisi II DPR RI pada (30/3/2020) bersepakat untuk menunda tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Pengaturan opsi waktunya akan segera ditetapkan melalui PERPPU. Hal lain yang disepakati adalah re-alokasi anggaran Pilkada untuk penanganan pandemi Covid 19.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto menyambut baik hasil kesepakatan tersebut demi penanggulangan pandemi Covid 19 di seluruh wilayah Indonesia.

“Perlu menjadi perhatian para Penyelenggara Pilkada, bahwa penundaan ini jangan menjadi perpanjangan waktu pelanggaran netralitas, khususnya yang marak dilakukan oleh ASN”, kata Agus seperti dikutip dari siaran persnya.

Ketua KASN juga mengingatkan bahwa rencana pengalihan anggaran daerah untuk penanggulangan Covid 19, jangan dimanfaatkan sebagai ajang kampanye pilkada.

Agus menambahkan KASN dan Bawaslu akan tetap melaksanakan fungsi pengawasan terhadap potensi pelanggaran yang mungkin berbentuk bantuan sosial kepada masyarakat terkait masalah pandemi.

Agus menghimbau agar pengaturan dalam payung hukum PERPPU bukan hanya menetapkan penjadwalan ulang Pilkada, tetapi juga tetap memberikan perhatian terhadap pengawasan potensi pelanggaran netralitas ASN.

“KASN titip agar Pemerintah dan DPR secara bijak mengatur pengawasan potensi pelanggaran ASN tersebut,” kata Agus.

Ia menegaskan agar incumbent tidak menyeret ASN ke dalam dukung-mendukung. Dan ASN harus bisa menjaga jarak dan netral agar tidak mengganggu pelayanan publik yang seharusnya diberikan.

Editor: Ahmad Sabran
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved