Breaking News:

Virus Corona

Efek Disinfektan Disemprotkan ke Tubuh Manusia Bisa Infeksi Sampai Ganggu Pernapasan

dr Erlina Burhan menyampaikan, menyemprot cairan disinfektan pada tubuh itu berbahaya. Karena cairan ini buat benda mati

Editor: Dian Anditya Mutiara
Tribunnews.com/ Reza Deni
Wakil Presiden Maruf Amin Disemprot Disinfektan sebelum masuk ke rumah dinasnya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dokter spesialis paru sekaligus juru bicara RSUP Persahabatan, dr Erlina Burhan menyampaikan, menyemprot cairan disinfektan pada tubuh itu berbahaya.

Ia menyampaikan, cairan disinfektan untuk menyemprot benda-benda mati, bukan manusia.

"Disinfektan itu bukan untuk manusia, tapi untuk permukaan benda-benda mati."

"Kita tahu penularan ada yang langsung lewat droplet, orang di sekitarnya kena kalau jarak kurang dari 1 meter, atau lewat kontak tidak langsung," ujar dr Erlina Burhan, dikutip dari YouTube Talk Show tvOne, Senin (30/3/2020).

"Virus yang ada di droplet ada di permukaan meja, kursi, atau yang lainnya, mesti dibersihin, atau tombol lift, tangga, pegangan pintu," jelasnya.

Cegah Virus Corona, Warga Kelurahan Pabuaran Melakukan Penyemprotan Disinfektan ke Rumah-rumah

Personel Dinas Gulkarmat DKI melakukan penyemprotan cairan disinfektan di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2020)
Personel Dinas Gulkarmat DKI melakukan penyemprotan cairan disinfektan di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2020) (Dinas Gulkarmat DKI)

Menurutnya, cairan disinfektan ini akan membahayakan jika kena mata atau pun terhirup oleh manusia.

"Itu yang diberi disinfektan, bukan manusia."

"Itu kalau zat-zat clorin kena mata atau terhirup saluran nafas berbahaya."

"Itu tidak direkomendasikan oleh WHO," ungkapnya.

Selain itu, cairan ini juga akan menyebabkan infeksi jika terkena kulit tubuh manusia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved