Virus Corona Jabodetabek

Anies Perintahkan Wali Kota Buat Batasan Agar Pemukiman Bersih dan Terbebas dari Virus Corona

Tujuannya, agar pemukiman di masing-masing wilayah bersih dari virus corona (Covid-19) dan terjaga dengan baik.

PPID DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan seusai bertemu Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono, di Balai Kota DKI, Senin (23/3/2020). 

“Saya mau minta kepada para Wali Kota untuk menggerakkan jajaran di bawahnya dari mulai Camat, Lurah, RW, RT bahkan termasuk mungkin Karang Taruna, untuk membuat batas-batas menjaga wilayah bersih tidak tertular...” 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan kepada lima Wali Kota Administrasi yang ada di wilayah setempat untuk membuat batasan mandiri.

Tujuannya, agar pemukiman di masing-masing wilayah bersih dari virus corona (Covid-19) dan terjaga dengan baik.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu menyebut, pemerintah telah mengantongi data orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) hingga orang yang terinfeksi virus corona di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Serentak, 1.100 Personel Gabungan Semprot 6 Kecamatan di Jakarta Utara dengan Cairan Disinfektan

Cegah Merebaknya Virus Corona, 60 Persen Jalan-jalan Wilayah Jakarta Pusat Terapkan Sistem One Gate

Pemkot Jakarta Pusat dan Asosiasi Laundry Kolaborasi Tempatkan Bilik Disinfektan di Puskesmas

Dia meminta, agar para Wali Kota Administrasi di lima wilayah untuk memperhatikan peta penyebaran ODP, PDP, dan pasien positif corona, sehingga potensi penyebaran gejala penyakitnya tidak menular ke pemukiman lain yang terbebas dari corona.

“Saya mau minta kepada para Wali Kota untuk menggerakkan jajaran di bawahnya dari mulai Camat, Lurah, RW, RT bahkan termasuk mungkin Karang Taruna, untuk membuat batas-batas menjaga wilayah bersih tidak tertular,” kata Anies seperti dikutip akun resmi Youtube Pemprov DKI Jakarta pada Selasa (31/3/2020) siang.

Video berdurasi 24 menit 19 detik itu menayangkan aktivitas Anies yang tengah memimpin rapat melalui teleconference dengan lima Wali Kota Administrasi di Jakarta.

Adapun judul dari video itu adalah “27 Maret 2020, Gubernur Anies Baswedan Teleconference dengan Wali Kota terkait Pencegahan Dampak COVID-19”.

Dalam kesempatan itu, Anies telah memerintahkan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik DKI Jakarta Atika Nur Rahmania untuk memberikan data RT dan RW yang terbebas dari virus corona.

RT dan RW itu dinyatakan bersih karena warganya tidak masuk kategori ODP, PDP hingga positif terinfeksi corona.

“Tempat yang bersih ini harus dijaga untuk tetap bersih dari kasus (Covid-19). Jadi saya akan meminta bapak-bapak semua untuk memikirkan caranya,” ujarnya.

“Bagaimana cara membuat tempat bersih ini tidak tertular? Nah biasanya langsung sebut lockdown dan lain-lain. Intinya di tempat yang bersih harus ada kontrol atas pergerakan orang. Orang keluar-masuk harus ada pengendaliannya,” tambahnya.

Minta karantina wilayah

Sebelumnya diberitakan Wartakotalive.com, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah meminta pemerintah pusat untuk melakukan karantina wilayah, akibat penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Hal ini berkaca pada fenomena Jakarta sebagai daerah tertinggi kasus Virus Corona di Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved