Berita Video

VIDEO: Pengemudi Bajaj Keluhkan Sepinya Penumpang Imbas Covid 19

Sedangkan Hamdan, yang biasa mangkal di kawasan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, mengaku efek wabah Covid-19 sudah sangat parah.

Warta Kota
Pengemudi Bajaj Keluhkan Sepinya Penumpang 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Pengemudi angkutan umum Bajaj mengeluhkan sepinya penumpang di tengah wabah virus corona atau covid 19.

Banyak diantara mereka memilih mengkandangkan Bajajnya dan pulang kampung, karena tak cukup untuk membayar setoran, seperti yang dikatakan Syarifudin dan Tayo yang biasa mangkal di Pasar Mitra Jembatan Lima, Jakarta Barat, Senin (30/3/2020).

Sedangkan Hamdan, yang biasa mangkal di kawasan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, mengaku efek wabah Covid-19 sudah sangat parah.

"Sudah dapat makan saja sudah lumayan, meski tak bisa kirim uang untuk keluarga di kampung," ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat hingga Senin, 30 Maret 2020, total jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 720 kasus, sementara yang sembuh sebanyak 48 orang  dan 76 meninggal dunia.

Berdasarkan laman corona.jakarta.go.id, angka itu merupakan pembaharuan hingga pukul 08.00 WIB dan belum ada laporan lagi hingga Senin siang. Jumlah itu meningkat dibanding pada hari Minggu, yakni 701 kasus positif.

Dengan demikian terdapat penambahan 19 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara korban meninggal dunia tercatat 76 orang atau naik sembilan kasus dibanding hari Minggu.

Pasien sembuh tetap berada di angka 48 orang.Adapun, 445 pasien positif Covid-19 tengah dirawat di rumah sakit dan 151 pasien melakukan isolasi mandiri.

Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP), tercatat 2.289 pasien di wilayah DKI Jakarta dengan rincian 498 pasien masih dipantau dan 1.791 pasien telah selesai dipantau.

 Setelah Diisolasi di RS Hermina, Bupati Cellica Nurrachadiana Dipindah ke RSUD Karawang

 Amerika Kewalahan Hadapi Virus Corona, Donald Trump Setujui 2,2 Dollar Triliun untuk Atasi Wabah

 BREAKING NEWS: BILL Gates Usul Lockdown di Amerika Serikat 6 Minggu untuk Tekan Virus Corona

 Surat Edaran Libur Sekolah di Kota Bekasi Diperpanjang Tersebar, Disdik Sebut Masih Pembahasan

Sementara itu, ada 1.046 orang masuk dalam status pasien dalam pengawasan (PDP). Rinciannya 708 orang dirawat dan 338 dinyatakan negatif sehingga diperbolehkan pulang.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, status tanggap darurat di ibu kota terkait virus corona (Covid-19) diperpanjang hingga 19 April.

"Pembatasan tetap berjalan, karena itu status tanggap darurat diperpanjang di mana semula sampai 5 April menjadi 19 April," kata dia.

Artinya, kata dia, kegiatan bekerja dari rumah untuk jajaran pemerintahan, Polda dan Kodam dan sipil akan tetap bekerja di rumah.

Pimpinan DPRD DKI Minta Anies Matangkan Kesiapan Bila Karantina Wilayah Diberlakukan

Selain itu, Anies mengatakan penutupan tempat-tempat wisata di ibu kota juga akan diperpanjang. Begitu juga kegiatan belajar-mengajar. (Antaranews)

Penulis: M Nur Ichsan Arief
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved