Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

SANGAT Tidak Berperasaan, Sebarkan Informasi Hoaks di Media Sosial di Tengah Wabah Covid-19

saat ini ada 43 kasus penyebaran informasi hoaks terkait Covid-19 di media sosial, yang sedang ditangani Polda Metro Jaya, polres dan polsek.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Konpers Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, dan Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta ungkap dan bekuk 4 pelaku penyebar hoaks dalam 4 kasus berbeda, terkait penyebaran virus corona di Mapolda Metro, Senin (30/3/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan, saat ini ada 43 kasus penyebaran informasi hoaks terkait Covid-19 di media sosial, yang sedang ditangani Polda Metro Jaya, termasuk bersama dengan polres dan polsek jajaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Dari 43 kasus hoaks terkait Covid-19 itu, sebagian sudah berhasil diungkap baik oleh Ditreskrimsus maupun polres dan polsek jajaran. Sementara sebagian lagi masih dalam proses dan terus kita ungkap," kata Yusri.

Menurut Yusri, semua informasi hoaks itu membuat resah masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Yang mereka lakukan ini sangat tidak memiliki perasaan. Karena di tengah bencana pandemi Covid-19 yang kita hadapi, mereka menyebarkan berita hoaks dan semakin membuat resah masyarakat," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/3/2020).

Karenanya, kata dia, polisi tidak akan tinggal diam, dan akan berupaya mengungkap semuanya atau membekuk pelaku.

 Setelah Diisolasi di RS Hermina, Bupati Cellica Nurrachadiana Dipindah ke RSUD Karawang

 Amerika Kewalahan Hadapi Virus Corona, Donald Trump Setujui 2,2 Dollar Triliun untuk Atasi Wabah

 BREAKING NEWS: BILL Gates Usul Lockdown di Amerika Serikat 6 Minggu untuk Tekan Virus Corona

"Ke depan, jangan mencoba bermain-main dengan informasi hoaks terkait Covid-19 di dunia maya. Karena kami akan terus melacaknya dan memburu pelakunya," kata Yusri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan meminta seluruh masyarakat bijak dalam menyebarkan informasi terkait Covid-19 di media sosial.

"Sebab jika informasi yang disebarkan terbukti hoaks dan meresahkan masyarakat, kami akan melacaknya. Meskipun di smartphone pelaku sudah dihapus, kami tetap bisa mengetahuinya dan melacak jejak digital yang ada. Jadi bijaklah dalam memberi informasi di media sosial," papar Iwan.

Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, dan Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta berhasil membekuk 4 pelaku penyebar hoaks dalam 4 kasus berbeda, terkait penyebaran virus corona.

 Bojonggede Masuk Zona Merah Virus Corona, Ini Pesan Lurah Pabuaran Kepada Warganya

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved