Liga 1

PSSI Persilahkan Klub Perbarui Kontrak Pemain, PSTira Persikabo Akan Gelar Rapat Khusus

Manajemen Tira Persikabo berencana menggelar rapat khusus membahas Surat Keputusan terbaru yang dikeluarkan federasi sepak bola Indonesia (PSSI).

dokumen Rhendie Arindra
Direktur Pengembangan Bisnis Persikabo Bogor, Rhendie Arindra 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Manajemen Tira Persikabo berencana menggelar rapat khusus membahas Surat Keputusan terbaru yang dikeluarkan federasi sepak bola Indonesia (PSSI).

Surat yang ditandatangani Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan itu memutuskan, salah satu poinnya adalah setiap klub Liga 1 dan Liga 2 berhak melakukan perubahan kontrak kerja yang telah disepakati antara klub dan pemain, pelatih serta ofisial atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret, April, Mei, Juni 2020.

Klub hanya diberikan kewajiban membayar maksimal 25 persen dari nilai yang tertera di dalam kontrak kerja.

Adanya keputusan tersebut akan menjadi bahan rapat khusus dari manajemen skuat Laskar Padjajaran.

Soal Pemotongan Gaji 75 Persen, Pemain Bhayangkara FC Masih Tunggu Kebijakan Manajemen

Direktur Pengembangan Bisnis Tira Persikabo, Rhendie Arindra mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan dan mengambil sikap dari hasil surat yang dikeluarkan PSSI.

Rhendie menyadari seluruh industri akan terganggu dari penghentian sementara kompetisi Liga 1.

"Sebenarnya soal itu, kami belum membahasnya. Setelah surat resminya kami terima, baru kami gelar rapat internal, lalu kami putuskan. Karena memang semua industri terdampak. Nanti kami bahas di internal," kata Rhendie Arindra.

Liga 1 Dihentikan Akibat Pandemi Corona, Marc Klok Ambil Hikmah Positif

Sementara itu, PSSI memutuskan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei 2020 akibat pandemi virus corona.

Rhendie sangat mendukung langkah tersebut untuk menyelamatkan seluruh elemen di dunia sepak bola Indonesia.

"Kami setuju bahwa keselamatan pemain jadi prioritas utama, jadi kami ikut dan mendukung. Karena kan memang semua industri terdampak," tutur Rhendie.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Murtopo
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved