Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Pemkab Bekasi Siapkan RSUD Cabangbungin Antisipasi Lonjakan Pasien Corona atau Covid-19

Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mempersiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin untuk menangani pasien kasus Covid-19.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi
Humas Pemkab Bekasi
Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mempersiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin untuk menangani pasien kasus Covid-19. 

WARTAKOTALIVE, BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mempersiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin untuk menangani pasien kasus Covid-19.

RSUD Cabangbungin dipersiapkan untuk antisipasi lonjakan pasien Covid-19.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah mengatakan saat ini pemerintah daerah tengah melakukan rehabilitasi di sejumlah ruangan untuk dapat dipergunakan dalam menangani Pasien Covid-19 khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi.

“RSUD itu baru rampung tahap proses pembangunannya. Menyisakan pengerjaan dalamnya saja, maka itu akan direhabilitasi untuk penanganan kasus Covid-19," ujar Alamsyah, pada Senin (30/3/2020).

Ikatan Dokter Indonesia Ancam Mogok Tangani Pasien Virus Corona, Ini Alasan Kuatnya

Alamsyah menuturkan pihaknya akan mempersiapkan 37 Bed yang terbagi di dua lantai, khusus untuk menangani Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSUD Cabangbungin.

Selain sarana dan prasarana, kebutuhan Tenaga Medis juga tengah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan dalam penyelenggaraan penangangan khusus Covid-19.

"Kita targetkan 14 hari kedepan prosesnya selesai dan RSUD Cabangbungin sudah dapat difungsikan untuk menangani kasus Covid-19," ungkap dia.

Pemkab Bekasi Gelar Rapid Test Virus Corona atau Covid-19 Mulai Hari Ini

Sementara itu Direktur RSUD Cabangbungin dr. Markenley mengatakan bahwa pihaknya mengaku siap apabila Pemerintah Daerah akan memfungsikan RSUD Cabangbungin untuk menangani Pasien Covid-19.

Meski ia berharap segala sarana prasarana yang dibutuhkan dapat segera dipenuhi untuk menunjang pelaksanaan penanganan pasien Covid-19.

"Kami siap, asalkan harus ada dukungan dari tenaga nedis, kebutuhan perawat dan dokter dapat dipenuhi, termasuk kelengkapan alat pelindungh diri (APD)," ucap dia.

Pemkab Bekasi Membantah Soal Tambun Selatan dan Cibitung Lockdown atau Blockdown Dampak Virus Corona

Saat ini pihaknya hanya memiliki sekitar 20 orang Perawat dengan dokter umum dan dokter spesialis.

Dirinya menyebut untuk dijadikan lokasi penanganan Covid-19, dibutuhkan 75 orang perawat serta penambahan sejumlah dokter umum dan dokter spesialis.

"Semua persiapkan harus matang dahulu, sarana prasarana, tenaga medis, peralatan medis hingga alat pelindung diri," papar dia.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bekasi bekerjasama dengan beberapa Rumah Sakit baik RSUD Cibitung maupun beberapa RS Swasta untuk menangani Pasien dengan Kasus Covid-19.

DPRD Bekasi Minta Pemkab Bekasi Siapkan Anggaran Rp200 Miliar Atasi Persebaran Corona

Total keseluruhan terdapat 61 Ruang Isolasi yang disiapkan untuk penanganan Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved