Virus Corona

Liga 1 Dihentikan Akibat Virus Corona, Bomber Naturalisasi Indonesia Rela Gajinya Dipotong 75 Persen

Alberto Goncalves akhirnya bereaksi menanggapi Surat Keputusan terbaru yang dikeluarkan PSSI beberapa waktu lalu.

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Murtopo
LIGA-INDONESIA.ID
Striker Madura United, Alberto Goncalves. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penyerang naturalisasi Indonesia, Alberto Goncalves akhirnya bereaksi menanggapi Surat Keputusan terbaru yang dikeluarkan PSSI beberapa waktu lalu.

Dalam isi surat tersebut, salah satu poinnya memperbolehkan klub Liga 1 dan Liga 2 melakukan perubahan kontrak kerja.

Klub hanya diberikan kewajiban membayar maksimal 25 persen dari nilai yang tertera di dalam kontrak kerja di bulan Maret, April, Mei, Juni 2020.

Penyerang andalan Madura United itu mengatakan, saat ini belum ada pembahasan dengan manajemen klub mengenai perubahan kontrak kerja.

Asosiasi Pesepakbola Kritik Keputusan PSSI Membolehkan Pemain Digaji Hanya 25 Persen Karena Corona

Jika nantinya Madura United mengikuti anjuran PSSI, Beto Goncalves menerima keputusan tersebut.

"Belum tahu soal masalah gaji itu, tapi memang kalau kabar itu benar kita tidak boleh kecewa," kata Beto Goncalves, Senin (30/3/2020).

Menurut Beto, keputusan tersebut dirasa tepat karrna para pemain tidak bekerja dan hanya melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing.

Dampak Wabah Virus Corona, PSSI Perbolehkan Klub Bayar Gaji Pemain 25 Persen, Pemain Pasrah

Selain itu, tidak ada pertandingan karena kompetisi sepak bola di Indonesia dihentikan untuk sementara waktu.

"Keputusan ini benar, kalau kita tidak kerja memang tim akan rugi. Mereka Bayar full tapi kita tidak kerja," tambahnya.

Penyerang berusia 39 tahun itu menyadari klub tidak ada pemasukan akibat penghentian kompetisi akibat pandemi virus corona.

Selain itu, sponsor tidak akan memberikan suntikan dana karena tidak ada kegiatan dari klub yang diperkuatnya.

Ini Komentar Slamet Nurcahyo Soal Kebijakan Pengurangan Gaji Pemain Imbas Liga 1 2020 Dihentikan

"Saya rasa sponsor juga mungkin akan mengurungi sedikit apa yang mereka berikan ke tim. Semua tahu saat ini tidak ada pertandingan, tidak ada suporter, tidak ada pemasukan, jadi kita harus terima apa yang ada sata ini," papar Beto.

Lebih lanjut, Beto berharap virus corona di Indonesia bisa cepat teratasi dan dihentikan penyebarannya.

Jika pandemi virus corona sudah berakhir, kompetisi sepak bola di Indonesia bisa kembali digulirkan.

"Tapi saya berharap setelah ini semua selesai dan semua bisa berjalan kembali seperti biasa kami bisa kembali dapat apa seharusnya kami dapat."

"Ini kan sudah keputusan tim, saat normal nanti kita harus terima kembali lagi gaji yang utuh," tutur Beto Goncalves.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved