Liga 1

Kompetisi Liga 1 2020 Dihentikan Sementara, Irfan Jaya Pilih Pulang Kampung dan Bersepeda ke Gunung

Winger Persebaya, Irfan Jaya, memilih pulang ke kampung halamannya di Bantaeng, Sulawesi Selatan saat kompetisi Liga 1 2020 dihentikan.

Persebaya.id
Irfan Jaya berfoto usai bersepeda melewati tanjakan Puncak Sinoa yang sangat sepi beberapa waktu lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Winger Persebaya, Irfan Jaya, memilih pulang ke kampung halamannya di Bantaeng, Sulawesi Selatan saat kompetisi Liga 1 2020 dihentikan untuk sementara waktu.

Irfan Jaya memiliki cara sendiri untuk mengisi waktu liburnya di kampung halamannya tersebut.

Pemain yang 1 Mei mendatang genap berusia 23 tahun itu memilih untuk bersepeda sebagai hobi barunya sejak Persebaya diliburkan karena penyebaran Covid-19. 

Seperti dilansir dari Persebaya.id, Irfan langsung membeli sepeda lipat begitu pulang ke Bantaeng, Sulawesi Selatan, kampung halamannya.

Latihan di Rumah, Pemain Persebaya Surabaya Diberi PR 2 Jam Latihan Fisik

”Saya beli sepeda di toko Bintang Terang yang berada di Bantaeng,” kata Irfan. ”Tidak hanya saya, ini sekaligus mengajarkan anak saya untuk bersepeda,” lanjutnya.

Karena masih baru bersepeda, jarak yang ditempuh belum jauh.

”Waktu itu saya menempuh tujuh kiloan, tapi itu treknya menanjak,  dimulai dari kota Bantaeng hingga finish di Puncak Sinoa. Dari atas  saya bisa menikmati pemandangan kabupaten Bantaeng dan sebagian Kabupaten Jeneponto,” papar Irfan.

Persebaya Diliburkan Sepekan ke Depan, Aji Santoso: Pemain Boleh Pulang Kampung

Hari-hari berikutnya, Irfan sudah menembus puluhan kilometer bersepeda di lintasan datar.

Di tengah merebaknya virus Corona, muncul pertanyaan apakah aman bersepeda? Kondisi jalanan di Bantaeng tentu saja berbeda dengan Surabaya.

Jalanan menuju Puncak Sinoa sangat sepi. Bersepeda di sana aman. Apalagi, Irfan bersepeda sendirian. Dan itu dilakukan pekan lalu.

Bos Persija: Penghentian Sementara Kompetisi Sepak Bola Indonesia Langkah Terbaik PSSI

Di Surabaya, tentu saja sangat tidak dianjurkan dalam kondisi seperti saat ini.

Meski masih baru bersepeda, Irfan sudah punya cita-cita besar.

Yaitu bersepeda naik Bromo Presiden Persebaya Azrul Ananda. Kelak kalau dia sudah kuat bersepeda jarak jauh dan kondisi sudah aman.

”Pasti seru, dan pasti butuh stamina yang prima, karena yang saya dengar itu sekitar 100 km dari Surabaya, rutenya juga naik. Kalau break saya ingin melakukannya,” ujar Irfan Jaya. (*)

Editor: Murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved