Virus Corona

Kapten Tim Barito Putera Tak Masalah Dibayar 25 Persen oleh Klub Selama Masa Force Majeure

Bagi gelandang Barito Putera ini, apa yang diputuskan oleh induk olahraga sepakbola Tanah Air itu sudah sangat adil bagi para pemain.

istimewa
Pemain Barito Putera, Bayu Pradana 

PSSI mengeluarkan kebijakan memperbolehkan klub Liga 1 2020 membayar 25 persen gaji dari kontrak selama masa force majeure pendemi virus corona.

Kebijakan tersebut berlaku selama masa force majeure yang ditetapkan, yakni bulan Maret, April, Mei dan Juni 2020.

Pemain sekaligus wakil kapten tim Barito Putera, Bayu Pradana, tidak mempermasalahkan terkait keputusan PSSI tersebut.

Bagi gelandang Barito Putera ini, apa yang diputuskan oleh induk olahraga sepakbola Tanah Air itu sudah sangat adil bagi para pemain.

Kompetisi Liga 1 2020 Dihentikan Sementara, Irfan Jaya Pilih Pulang Kampung dan Bersepeda ke Gunung

"Itu sudah wajar di dalam kondisi seperti ini," kata pemain yang ramah terhadap awak media ini Minggu (29/3/2020).

Bahkan Bayu bercerita kejadian ini pernah dialami saat Liga Indonesia musim 2015 lalu ketika membela Persiba Balikpapan.

"Dulu juga pernah terjadi di tahun 2015," kata Bayu.

Saat itu Indonesia resmi kena sanksi FIFA yang mencabut keanggotaan Indonesia dan melarang Indonesia terlibat dalam seluruh kompetisi yang digelar FIFA.

Ini Komentar Slamet Nurcahyo Soal Kebijakan Pengurangan Gaji Pemain Imbas Liga 1 2020 Dihentikan

Namun jelas bahwa hingga saat ini manajemen Barito Putra masih belum ada pemberitahuan resmi.

Pemain pun masih berharap kompetisi tetap akan dilanjutkan, jika suasana sudah kembali normal.

Halaman
12
Editor: Murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved